Pemkab Banyuwangi Siapkan Kantor Pelayanan Publik di Pasar Genteng Wetan

Pemkab Banyuwangi bakal membangun “Pasar Pelayanan Publik” di kompleks Pasar Genteng Wetan, Kecamatan Genteng.

Pemkab Banyuwangi Siapkan Kantor Pelayanan Publik di Pasar Genteng Wetan
SURYA/HAORRAHMAN
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas saat berada di kompleks Pasar Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, Senin (14/1/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi bakal membangun “Pasar Pelayanan Publik” di kompleks Pasar Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, yang merupakan salah satu pasar tradisional.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pasar Pelayanan Publik tersebut sama dengan Mal Pelayanan Publik yang sebelumnya telah berdiri di pusat Banyuwangi.

“Banyuwangi adalah kabupaten terluas di Pulau Jawa. Jarak daerah di selatan ke pusat kota bisa dua jam. Setelah Mal Pelayanan Publik berdiri di pusat kota, kini kami bikin layanan terintegrasi serupa di kawasan selatan Banyuwangi. Ini bagian dari pemerataan kualitas pelayanan publik, sehingga warga yang jauh dari pusat kota merasakan layanan dalam standar yang sama dengan warga di kota,” ujar Abdullah Azwar Anas saat mengecek Pasar Genteng Wetan, Senin (14/1/2019).

Ikuti Keputusan INACA, Harga Tiket Penerbangan Jakarta-Banyuwangi Turun

Dua Desa di Kecamatan Wajak Kabupaten Malang Diterjang Angin Puting Beliung, 16 Rumah Warga Rusak

Mal Pelayanan Publik Banyuwangi, yang beroperasi sejak 2017, kini telah melayani 200 izin/dokumen dalam satu tempat.

Banyuwangi termasuk kabupaten pertama di Tanah Air yang mengembangkan mal pelayanan publik.

Abdullah Azwar Anas mengatakan, Pasar Pelayanan Publik yang langsung menyatu dengan pasar tradisional juga dimaksudkan untuk memudahkan warga dalam mengurus dokumen atau perizinan.

“Pasar tradisional adalah tempat berkumpulnya orang. Jadi nanti warga yang berbelanja ke pasar belanja kebutuhan rumah tangga, bisa langsung mengurus surat-surat yang dibutuhkan. Mereka tidak harus lagi datang ke kantor kecamatan. Sekali jalan langsung dapat dua urusan,” kata Abdullah Azwar Anas.

Buru Wisatawan saat Low Season, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Paket Wisata Murah

Wilayahnya Dapat Penghargaan Adipura, Sanusi Angkat Bicara Soal Penumpukan Sampah di Pasar Lawang

“Makin enak karena Pasar Pelayanan Publik pasti dibuat nyaman, ruangan sejuk, penataan rapi, terkomputerisasi,” imbuh Abdullah Azwar Anas.

Dalam tahap awal, dokumen/izin yang bisa dilayani di Pasar Pelayanan Publik tersebut adalah yang dalam otoritas pemerintah kabupaten, seperti administrasi kependudukan dan perizinan usaha.

“Jadi ini semacam Mal Pelayanan Publik tapi dalam unit kecil. Kalau di Mal Pelayanan Publik kan ada layanan dari BPOM, kepolisian, BPN, Kementerian Agama, PLN, BPJS, Ditjen Keimigrasian, dan sebagainya. Nanti secara bertahap, layanan dari instansi non-pemerintah kabupaten juga akan dibawa ke Pasar Pelayanan Publik,” papar Abdullah Azwar Anas.

Longsor dan Kebakaran di TPA Supit Urang Jadi Penyebab Kota Malang Gagal Raih Adipura Kencana

9 Pesona dan Fakta Changsub BTOB yang Berangkat Wajib Militer Hari ini, Mulai Imut sampai Konyol

Abdullah Azwar Anas menjelaskan, dipilihnya Pasar Genteng Wetan bukan tanpa alasan.

Pasar tersebut merupakan salah satu pasar terbesar di wilayah selatan Banyuwangi yang luasnya 10.510 meter persegi.

“Pasar Genteng Wetan ini pasar yang paling ramai dikunjungi warga Banyuwangi kawasan selatan. Jadi, kami pilih buka di sini dengan harapan layanan publik ini bisa dimanfaatkan banyak orang,” katanya.

Awali Tahun 2019, ASN Banyuwangi Dapat Pelatihan ESQ untuk Bangkitkan semangat Jalankan Tugas

Abdullah Azwar Anas menargetkan Pasar Pelayanan Publik tersebut beroperasi pada tahun ini.

“Sekarang kita siapkan semuanya. Mudah-mudahan semester satu ini sudah bisa jalan,” pungkasnya. (Surya/Haorrahman)

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved