Awali Tahun 2019, ASN Banyuwangi Dapat Pelatihan ESQ untuk Bangkitkan semangat Jalankan Tugas

Abdullah Azwar Anas mengatakan, pelatihan tersebut sengaja digelar awal tahun ini untuk membangkitkan kembali semangat ASN untuk menjalankan tugas.

Awali Tahun 2019, ASN Banyuwangi Dapat Pelatihan ESQ untuk Bangkitkan semangat Jalankan Tugas
SURYA/HAORRAHMAN
Ary Ginandjar Agustian beri pelatihan ESQ pada ASN Banyuwangi, Minggu (13/1/2019). 

TRIBUNJATIM,COM, BANYUWANGI - Memasuki pelaksanaan pembangunan daerah 2019, “baterai” jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) diisi oleh Dr (HC) Ary Ginandjar Agustian, pengembang metode pelatihan emosional dan spiritual sekaligus pendiri ESQ Leadership Center, Minggu (13/1/2019).

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengatakan, pelatihan tersebut sengaja digelar awal tahun ini untuk membangkitkan kembali semangat para ASN untuk menjalankan tugasnya.

Mereka diingatkan ulang akan tanggung jawab dan kewajiban yang harus dipenuhi dalam melayani masyarakat.

Pasok Pasar Asia-Eropa, Industri Kereta Api Banyuwangi akan Groundbreaking pada 24 Januari 2019

Ini Faktor yang Membuat Disparbud Kabupaten Malang Yakin Kunjungan Wisata akan Naik 10 Persen

“Setahun lamanya bapak/ibu bekerja, dan alhamdulillah, di tengah banyak keterbatasan, Banyuwangi bisa terus maju. Tentu masih banyak kekurangan, dan itulah yang harus terus dibenahi. Masih banyak pekerjaan rumah kita, sehingga perlu lebih semangat lagi ke depannya,” ujar Abdullah Azwar Anas, Minggu (13/1/2019).

“Ibarat baterai, bisa habis juga energi kita, pikiran kita. Maka perlu di-charge. Handphone saja tiap hari di-charge. Baterai teman-teman ASN perlu diisi ulang agar siap menghadapi tantangan 2019,” tambah Abdullah Azwar Anas.

Abdullah Azwar Anas mengatakan, dalam pelatihan ini, para ASN juga diajak mengevaluasi kembali apa-apa yang telah dilakukan.

Polisi Banyuwangi Pelopor Bedah Rumah dan Penerangan Jalan Raih Penghargaan dari Lemkapi

5 Tempat Wisata Belanja di Thailand, Ada Pasar Terapung sampai Pasar Kereta Api Maeklong

"Dengan demikian, ke depan bisa fokus memperbaiki kinerja, membenahi apa yang masih kurang," kata Abdullah Azwar Anas.

Abdullah Azwar Anas menambahkan, metode pelatihan dipercaya sebagai salah satu alat yang efektif untuk meningkatkan produktivitas.

Abdullah Azwar Anas mencontohkan, pelatihan di lembaga-lembaga pelayanan kesehatan Amerika Serikat telah menyebabkan rumah sakit di sana mencapai Return on Investment sebesar 1,74 dolar AS untuk setiap dolar yang diinvestasikan dalam pelatihan.

Buru Wisatawan saat Low Season, Pemkab Banyuwangi Luncurkan Paket Wisata Murah

Festival Janadriyah di Riyadh, Seragam hingga Alat-alat Musik Banyuwangi Jadi Rebutan Warga Arab

Pelatihan tersebut juga berkontribusi pada peningkatan produktivitas sebesar 40 persen.

“Jadi setelah ini teman-teman ASN harus meningkat kerjanya,” ujarnya.

Proses “isi baterai” yang berlangsung dua hari itu juga menjadi ajang konsolidasi internal, menguatkan ikatan kerja antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kerja kolaboratif yang telah menjadi modal kami dalam menjalankan pembagunan daerah semoga akan semakin mendorong berbagai perubahan ke arah yang lebih baik," kata Abdullah Azwar Anas. (Surya/Haorrahman)

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved