Atasi Kemacetan, Pemkot Kediri Bakal Geser Rombong PKL ke Trotoar Jalan Brawijaya

Pemkot Kediri telah menggelar rapat koordinasi untuk mencari solusi mengurai dan mengatasi kemacetan di Jalan Brawijaya pasca mulai dibukanya Jembatan

Atasi Kemacetan, Pemkot Kediri Bakal Geser Rombong PKL ke Trotoar Jalan Brawijaya
(Surya/Didik Mashudi)
Arus lalulintas dari Jalan Brawijaya, Kota Kediri semakin padat pasca dibukanya Jembatan Brawijaya. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemkot Kediri telah menggelar rapat koordinasi untuk mencari solusi mengurai dan mengatasi kemacetan di Jalan Brawijaya pasca mulai dibukanya Jembatan Brawijaya. Salah satu solusinya menggeser rombong PKL di atas trotoar.

Kabid Trantibun Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid menjelaskan, rapat koordinasi dihadiri perwakilan Satpol PP, Disperindagtamben, Dishub, Satlantas Polresta Kediri serta perwakilan PKL di Jl Brawijaya.

Solusi mengurai kemacetan di antaranya melakukan uji coba bahu jalan yang sebelumnya digunakan untuk pasang tenda, rombong dan meja kursi pembeli dipindah ke atas trotoar.

"Bahu jalan digunakan khusus untuk parkir kendaraan bermotor. Sedangkan PKL digeser ke trotoar," jelas Nur Khamid di kantornya kepada Tribunjatim.com, Rabu (16/1/2019).

Diungkapkan, apabila dikemudian hari masih saja ada kemacetan lalulintas di Jl Brawijaya, Peraturan Walikota (Perwal) terkait PKL akan dievaluasi bersama untuk kepentingan perubahan.

"Apabila masih ada PKL yang tetap menggunakan bahu jalan untuk berjualan akan ditertibkan sesuai dengan peraturan yang berlaku," tandas Nur Khamid kepada Tribunjatim.com.

Mahfud MD Sebut Politik Identitas Picu Perpecahan: Kita Berbangsa & Bernegara Ini Harganya Mahal

La Nyalla: Kemenangan Jokowi-Maruf Amin, Simbol Kemenangan Kalangan Pesantren di Madura

Kisah Hidup Aris Idol yang Berliku, Pengamen Jadi Juara, Dipecat hingga Ditangkap karena Narkoba

Ditambahkan, solusi mengurai kemacetan ini tanpa mengesampingkan Perda No. 7/2014 dan Perwal No. 37 2016 tentang penataan dan pemberdayaan PKL.

Pantauan Surya, ujung barat Jl Brawijaya semenjak dibukanya Jembatan Brawijaya menjadi titik macet baru. Kemacetan diakibatkan semakin menyempitnya badan jalan karena dipakai untuk parkir dan berjualan PKL.

Kemacetan sering ditemui pada sore hingga malam hari karena sisi selatan Jl Brawijaya dipakai menempatkan rombong PKL. Padahal arus lalulintas yang melintas di Jl Brawijaua semakin meningkat.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved