Artis Terlibat Prostitusi

Vanessa Angel Diduga Takut Ditahan Hingga Tidak Berani Ke Polda Jatim

Vanessa Angel tercatat sudah dua kali mangkir dari agenda pemanggilan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Vanessa Angel Diduga Takut Ditahan  Hingga Tidak Berani Ke Polda Jatim
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Vanessa Angel mendatangi Polda Jatim menjalani wajib lapor sebagai saksi kasus prostitusi online yang melibatkan 45 artis dan 100 model, Senin (14/1/2019). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Vanessa Angel tercatat sudah dua kali mangkir dari agenda pemanggilan penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim.

Artis cantik 27 tahun itu diduga ketakutan sehingga tidak berani ke Polda Jatim untuk menjalani serangkaian pemeriksan mulai dari wajib lapor hingga penyidikan mengenai status hukum yang sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus prostitusi online.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan pemanggilan terhadap Vanessa Angel adalah memang hak penyidik.

Pemanggilan ini dilakukan untuk memenuhi penyidikan suatu perkara tindak pidana ini (Prostitusi online) tersebut lantaran yang bersangkutan sudah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kalau dia (Vanessa Angel) ketakutan datang ke Polda Jatim itu hak dari yang bersangkutan ya," jelasnya di ruangan Bid Humas Polda Jatim kepada Tribunjatim.com, Sabtu (26/1/2019).

Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan, apabila tersangka Vanessa Angel takut karena ditahan, pihak Kepolisian kembali menyampaikan pada masyarakat ditahan atau tidak yang bersangkutan merupakan kewenangan penyidik. Pihaknya menegaskan tidak ada satu pun yang bisa mengintervensi itu.

"Penyidik mempunyai hak prerogatif dalam rangka untuk menentukan sesuai objektif maupun subjektif terhadap kasus ini (Prostitusi)," ungkapnya.

Polda Jatim menanggapi informasi adanya rencana dari pihak yang bersangkutan melapor ke Komnas Perempuan di Jakarta.

Kabid Humas Polda Jatim menyatakan pihaknya mempersilahkan yang bersangkutan untuk melapor mengenai kasus prostitusi tersebut.

Namun berdasarkan fakta otentik di dalam berkas penyidikan dipastikan sudah sesuai yang ditemukan tim digital forensik.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved