Dalam Sebulan di Pamekasan Terjadi 25 Kasus DBD, Satu Pasien Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia

Seluruh Puskesmas di Pamekasan oleh Dinas Kesehatan Pamekasan sudah dikirimi stiker dan poster tentang peringatan tentang bahaya DBD.

Dalam Sebulan di Pamekasan Terjadi 25 Kasus DBD, Satu Pasien Bocah 7 Tahun Meninggal Dunia
Istimewa
Ilustrasi nyamuk demam berdarah 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama bulan Januari 2019 di Kabupaten Pamekasan mencapai 25 kasus. Satu di antaranya meninggal dunia.

Satu orang ini meninggal di Rumah Sakit Dr Slamet Martodirdjo. Korban berasal dari Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan.

Plt Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pamekasan, Ali Maksum mengatakan, di Kabupaten Pamekasan sejumlah penderita terus terpapar.

" (Yang Meninggal) Warga Desa Bangkes umur 7 tahun seorang laki-laki atas nama Wildan," ujarnya, kepada Tribunmadura.com, Minggu (3/2/2019).

(CARA MUDAH - 5 Tips dari Dokter Basmi Jentik Nyamuk Aedes Aegypti yang Sebabkan Demam Berdarah)

(Detik-detik Wali Kota Risma Minta 2 Camat Maju ke Lapangan Saat Pidato, Demam Berdarah Jadi Sebab)

Untuk mengantisipasi semakin bertambahnya jumlah kasus DBD di Kabupaten Pamekasan, lanjut Ali Maksum, Seluruh Puskesmas di Pamekasan oleh Dinas Kesehatan Pamekasan sudah dikirimi stiker dan poster tentang peringatan tentang bahaya DBD.

Poster itu bisa dibaca oleh masyarakat Pamekasan, mulai dari penanggulangannya, pencegahan, ciri-ciri DBD sampai perawatannya.

"Pihak Puskesmas sudah kami imbau agar turun ke masyarakat memberikan penjelasan tentang DBD," ujar Ali Maksum.

Menurut Ali Maksum, penyakit DBD sering menyerang anak pada usia 5-14 tahun. Karena pada usia tersebut, anak-anak masih senang bermain.

Ada indikasi terkena DBD karena sering bermain ditempat yang kotor atau di halaman yang kumuh dan juga tergenang air.

"Biasanya di genangan air itulah nyamuk banyak berkembang biak dan menetaskan telurnya," tegasnya

Reporter: TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

(Pasien Demam Berdarah di RS Dr Soetomo Didominasi Anak-anak, Dr Pesta Ungkap Kondisi Pasien)

(Detik-detik Wali Kota Risma Minta 2 Camat Maju ke Lapangan Saat Pidato, Demam Berdarah Jadi Sebab)

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved