Pemkot Kediri Raih Penghargaan SAKIP 2018

Pemerintah Kota (Penkot) Kediri meraih nilai “BB” untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018.

Pemkot Kediri Raih Penghargaan SAKIP 2018
(Surya/Didik Mashudi)
Wali Kota Kediri memperlihatkan penghargaan SAKIP dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Pemerintah Kota (Penkot) Kediri meraih nilai “BB” untuk Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Tahun 2018.

Penyerahan piagam penghargaan atas akuntabilitas kinerja tahun 2018 diterima Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin di Golden Tulip Galaxy Hotel, Banjarmasin, Rabu (6/2/2019).

Penyerahan piagam penghargaan ini diberikan untuk pemerintah provinsi dan kabupaten/kota wilayah II.

Kota Kediri merupakan salah satu kota di Provinsi Jawa Timur yang berhasil meningkatkan nilai SAKIP nya. Dari tahun ke tahun nilai SAKIP Pemerintah Kota Kediri memang mengalami peningkatan.

Pada 2016 SAKIP Kota Kediri mendapat nilai CC, pada 2017 mengalami peningkatan menjadi B dan pada tahun 2018 berhasil meraih nilai BB. Beberapa alasan Kota Kediri berhasil mendapat nilai BB di antaranya, efisiensi anggaran hasil reviu program/kegiatan pada perubahan APBD tahun anggaran 2017 dengan perubahan APBD tahun anggaran 2018 sekitar Rp 10 miliar.

Efisiensi anggaran hasil reviu program/kegiatan APBD tahun anggaran 2018 dengan APBD tahun 2019 sekitar Rp 141 miliar, persentase belanja pegawai pada APBD sebesar 34,21 persen dimana nilai ini lebih baik dari kondisi ideal yakni 40 persen dari belanja pegawai serta pengurangan 5 program dalam mencapai sasaran kinerja.

Mengenal Sosok Shafa Fadli, Anak Gadis Fadli Zon yang Hobi Main Bola Serta Rekan Kolab Ahmad Dhani!

Viral Bocah SD di Solo Disunat Jin, Sang Ibunda Ungkap Kronologinya dan Sebut Ada yang Aneh!

Buku Ajar SD Kelompokkan NU Organisasi Radikal, NU Jombang Tuntut Kemendikibud Evaluasi

Sementara Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengungkapkan bila meningkatnya nilai SAKIP Kota Kediri dari B menjadi BB menunjukkan sudah adanya perubahan yang signifikan dari Pemerintah Kota Kediri terkait dengan kinerja birokrasi dalam menggunakan anggaran dan mengadakan kegiatan.

“Ini menunjukkan kebiasaan yang hanya bekerja, (sekarang) semua menjadi berbasis kinerja. Sehingga bila sudah berbasis kinerja maka efisiensi dan akuntabilitas yang jelas lebih baik,” ujar walikota yang akrab disapa Mas Abu ini kepada Tribunjatim.com.

Walikota yang akrab disapa Mas Abu menekankan bahwa yang harus diperhatikan adalah performance. Jadi pemerintah tidak hanya berfokus pada output namun juga outcomenya.

“Kita harus berpikir dari kegiatan yang dilakukan apa outcomenya. Ini yang membuat Pemerintah Kota Kediri harus bekerja dengan strategi. Agar outcomenya juga bagus,” pungkasnya kepada Tribunjatim.com.

Walikota berharap dengan diraihnya nilai BB Pemerintah Kota Kediri terus lebih baik. Apalagi sudah menjadi suatu keharusan bahwa dalam mengelola anggaran pemerintah harus menyejahterakan masyarakat. Nilai BB ini adalah dampak dari kinerja yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Kediri.

“Saya yakin kedepan Kota Kediri akan jauh lebih baik karena kita sudah membiasakan bekerja dengan basis kinerja,” imbuhnya kepada Tribunjatim.com.

Penyerahan ini merupakan kali kedua pada tahun ini setelah sebelumnya Kementerian PANRB menyerahkan hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) untuk Wilayah I beberapa waktu lalu.

Penyerahan ini dilakukan untuk wilayah II meliputi 11 Provinsi dan 150 kab/kota se-Kalimantan, Lampung, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta DKI Jakarta.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved