APBD 2018 Tak Terserap Maksimal, Tuban Masih Sisakan Rp 300 Miliar SiLPA

Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tuban 2018 senilai Rp 2,2 Triliun tidak terserap secara maksimal.

APBD 2018 Tak Terserap Maksimal, Tuban Masih Sisakan Rp 300 Miliar SiLPA
SURYA/MOCHAMMAD SUDARSONO
Bupati Tuban, Fathul Huda sampaikan LKPJ 2018 di gedung DPRD setempat, Rabu (6/2/2019).  

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kabupaten Tuban 2018 senilai Rp 2,2 Triliun tidak terserap secara maksimal.

Dalam penyampaian LKPJ Bupati 2018, tedapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) senilai ratusan miliar rupiah.

Bupati Tuban, Fathul Huda mengatakan, di LKPJ 2018 Pemkab Tuban masih menyisakan SiLPA sekitar Rp 300 Miliar.

SiLPA tersebut tertinggi berasal dari belanja tidak langsung, seperti tambahan pendapatan dan juga cadangan-cadangan pegawai dari dinas pendidikan.

(Diduga Akibat Korsleting Aki, Tiga Kapal Nelayan Tradisional di Tuban Hangus Terbakar)

(Pesta Telur Ikan Buntal, Warga Tuban Meninggal Dunia, Sempat Mual dan Kejang-Kejang)

"SiLPA dikarenakan belanja tidak langsung yang tidak terserap secara maksimal, nilainya Rp 300 Miliar," Ujar Bupati usai Paripurna kepada wartawan, Rabu (6/2/2019).

Bupati petahana itu menjelaskan, agar SiLPA tidak banyak, maka kedepannya akan diminimalkan belanja tidak langsung, agar tidak banyak sisa anggaran. 

Tentu adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun 2018 menjadi catatan khusus, agar hal itu tidak terjadi di tahun 2019.

"Kita akan minimalkan untuk anggaran belanja tidak langsung, agar tidak banyak SiLPA pada anggaran 2019," Pungkasnya.

Reporter: Surya, Mochamad Sudarsono

(Ada Buku SD sebut NU Organisasi Radikal, Waketum PP GP Ansor Angkat Bicara)

(Ulah Pembobol ATM Bank, Nilai Kerugian Bobol ATM Bank Jatim di Blitar Capai Rp 48 Juta)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved