Pemkot Surabaya Lakukan Tes Pada Penjaga, Cleaning Service dan Tukang Kebun Sekolah

(PHDI) Sidoarjo, Gede Diun Artana, usai dilantik menjadi ketua periode 2019 - 2023 di Pura Jala Siddhi Amertha Sidoarjo,

Pemkot Surabaya Lakukan Tes Pada Penjaga, Cleaning Service dan Tukang Kebun Sekolah
SURYA/HABIBUR ROHMAN
Wali Kota Surabaya menyerahkan penghargaan Penghargaan Indonesia Print Media Awards (IPMA) 2019 kepada Wakil Pimpinan Redaksi Harian Surya, Tri Mulyono. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya melakukan tes pada penjaga dan tukang kebun sekolah yang mendaftar. Tes tersbeut meliputi, tes kesehatan fisik dan mental.

Tri Rismaharini, Wali Kota Surabaya menyampaikan pemkot Surabaya memperketat seleksi dengan cara melakukan tes untuk melindungi anak-anak.

"Semua kita tes, penjaga sekolah, cleaning service dan tukang kebun sekolah. Saya tidak mau anak-anak tersakiti dalam tanda petik," kata Risma, menghindari adanya kekerasan pada anak-anak kepada Tribunjatim.com, Minggu (10/2/2019).

Risma mengatakan sampai saat ini banyak sekali masyarakat yang ingin bekerja sebagai penjaga, cleaning service, dan tukang kebun sekolah.

Skor Imbang 1-1 Arema FC vs Timnas U-22, Pelatih Indra Sajfri : Laga Uji Coba Ini Sesuai Harapan

Khofifah dan Risma Santap Sore Bersama, Berbagi Ikan Khas Laut yang Mak Nyus

INFO SEHAT - 6 Manfaat Terong Bagi Kesehatan, Atasi Asam Urat hingga Turunkan Kadar Kolesterol

Namun pemkot Surabaya ingin melindungi anak-anak, belajar dari banyak kasus kekerasan yang dialami anak-anak di sekolah.

"Cleaning service kemarin kita tes berapa ribu gitu. Kita tes semua, fisik dan mental," tegas Risma. (Pipit Maulidiya/TribunJatim.com).

Penulis: Pipin Tri Anjani
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved