Pembelaan Stapac Jakarta atas Protes Pelita Jaya Terkait Tinggi Badan Pemain Asing Kendal Yancy

Asisten pelatih Stapac Jakarta meyakini bahwa tinggi badan salah satu pemain asingnya sudah sesuai dengan aturan IBL.

Pembelaan Stapac Jakarta atas Protes Pelita Jaya Terkait Tinggi Badan Pemain Asing Kendal Yancy
Kompas.com
Pemain asing Stapac Jakarta, Kendal Yancy (depan), saat tampil dalam laga IBL Pertamax 2018-2019, 

TRIBUNJATIM.COM - Klub basket Stapac Jakarta baru-baru ini mendapat protes tertulis dari klub pesaingnya, Pelita Jaya Jakarta.

Pelita Jaya meminta IBL melakukan pengukuran tinggi badan sebelum seri kedelapan IBL Pertamax 2018-2019 di Yogyakarta pada 15-17 Februari 2019.

Aturan Indonesian Basketball League (IBL) mewajibkan setiap tim memiliki dua pemain asing.

Sebelumnya, Bryquis Perine, pemain asal Amerika yang membela klub Hangtuah, dipulangkan karena tidak memenuhi aturan.

Usai Hadapi Laga Sengit, Pelita Jaya Minta IBL Periksa Tinggi Badan Pemain Asing Stapac Jakarta

Tim Basket Stapac saat melawan Pelita Jaya
Tim Basket Stapac saat melawan Pelita Jaya (Instagram/@iblindonesia)

Bryquis Perine memiliki tinggi badan yang mencapai 189 cm, atau melebihi satu sentimeter dari aturan seharusnya.

Surat permintaan resmi Pelita Jaya kepada pihak liga untuk mengukur kembali tinggi badan pemain Stapac Jakarta itu pun ditanggapi oleh Asisten pelatih Stapac Jakarta, Antonius Ferry Rinaldo.

Dikutip TribunJatim.com dari Kompas.com, Antonius Ferry Rinaldo, meyakini bahwa tinggi badan salah satu pemain asingnya, Kendal Yancy, sudah sesuai dengan aturan Indonesian Basketball League (IBL).

Dalam aturan IBL, setiap tim wajib memiliki dua pemain asing.

IBL seri Malang
IBL seri Malang (Kompas.com)

Satu slot diperbolehkan dengan tinggi badan bebas (di Stapac Jakarta, saat ini diisi Savon Goodman dengan tinggi 198 cm), sedangkan satu slot lainnya harus maksimal berpostur 188 cm.

"Waktu itu Yancy sudah diukur kok ketika dia pertama kali datang dan saat itu dinyatakan lolos, tidak melebihi batas tinggi badan yang ditetapkan IBL (188 cm)," kata Antonius Ferry Rinaldo kepada Kompas.com, Senin (11/2/2019).

Halaman
12
Penulis: Ignatia
Editor: Dwi Prastika
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved