Putra BNI 46 Sapu Bersih Laga Final Four Kediri

Pada laga terakhir putra BNI 46 mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel 3-2 (15-25, 25-23, 31-29, 15-25, 16-14) di GOR Jayabaya Kota Kediri,Jawa Timur

Putra BNI 46 Sapu Bersih Laga Final Four Kediri
(Surya/Didik Mashudi)
Pemain putra BNI 46 meluapkan kegembiraanya setelah mengalahkan Bank SumselBabel di GOR Jayabaya Kota Kediri, Senin (11/2/2019) dini hari. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Tim putra Jakarta BNI 46 berhasil menempati posisi pertama, usai sapu bersih laga putaran pertama final four Proliga 2019.

Pada laga terakhir putra BNI 46 mengalahkan Palembang Bank Sumsel Babel 3-2 (15-25, 25-23, 31-29, 15-25, 16-14) di GOR Jayabaya Kota Kediri, Jawa Timur, Senin (11/2/2019) dini hari.

Kedua tim memiliki catatan bagus diawal pertandingan final four, Bank SumselBabel berhasil mengalahkan juara bertahan Samator 3-1, dan menaklukkan Pertamina dengan 3-0.

Hal yang sama diraih Jakarta BNI 46 dengan tumbangkan Samator 3-1, dan bekuk Pertamina 3-0. Setelah mengamankan dua kemenangan membuat putra BNI 46 untuk sapu bersih.

Sementara Bank SumselBabel juga intens menyerang sehingga mampu memimpin pertandingan dan mengamankan set pertama dengan skor jauh 25-15. Namun, diset kedua BNI 46 bangkit dengan menekan lebih dulu 10-8, bahkan mereka semakin percaya diri dengan terus menyerang hingga menutup set kedua 25-23.

Aji Maulana dkk langsung on fire memasuki set ketiga, dengan memimpin laga 15-13, tapi pelatih Bank SumselBabel, Pascal Wilmar langsung merotasi timnya tapi tak mampu mengejar hingga harus menyerah 31-29.

Set keempat BNI 46 putar rotasi dengan harapan bisa memimpin, namun perjuangan Bagus Wahyu dkk mampu mengamankan skor 25-15. Namun sayang dibabak penentu mereka tak mampu mempertahankan kemenangan, perlawanan sengit BNI 46 mengakhiri pertandingan dengan 16-14.

“3-2 itu kemenangan psikologis, karena yang menentukan itu fisik, ketika fisik bagus tentu mental naik, kalau fisik bagus bagaimana pasti emosional. Mereka kemarin main jump serve gila-gilaan tapi sekarang kita ajak bermain relly dan menang. Sesungguhnya pertandingan berat itu diputaran kedua final four,” ujar Pelatih BNI 46 Samsul Jais, usai pertandingan.

PGN Popsivo Mampu Petik Kemenangan Pertama GOR Jayabaya Kota Kediri

Jadi Pemain Terbaik Piala Soeratin, Gelandang Persebaya U-17 Dicky Kurniawan: Karena Motivasi Ayah

Kenakan Pakaian Cokelat Senada, Gus Ipul Temui Khofifah Indar Parawansa Bahas Pramuka

Dikatakan, mampu sapu bersih, artinya secara teknis punya semuanya, ini kemenangan adu strategi, peran pelatih taktik dan strategi berpengaruh sekali. Diset keempat memang saya rotasi saja, tapi paling tidak tadi masuk tim cadangan itu memang strategi untuk buat capek lawan.

"Di Malang kami akan kerja step by step saja, tapi setiap pertandingan tentu tim pingen menang dan bisa maju ke Jogja, tapi paling tidak dengan tiga kemenangan ini sudah membuka peluang menuju sana,” tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Sementara Pelatih Bank SumselBabel Pascal Wilmar mengatakan, merasa cukup puas dengan perjungan anak asuhnya, karena mereka kalah setelah melakukan perlawanan kuat 3-2.

Dikatakan, kalau skor sudah dua sama, tentu siapa yang punya mental kuat itu yang menang. Kalau ketinggalan tipis yang penting sudah berjuang, setidaknya sudah punya nilai satu.

"Kita sebenarnya ingin sapu bersih tapi apa boleh buat hasilnya seperti ini. Target kami dua kemenangan di Kediri dan dua kemenangan di Malang, tapi kalau bisa sapu bersih kenapa tidak?,” tambah Pascal Wilmar.

Pada final four di Malang tetap mesti ambil kemenangan. Masih ada putaran kedua, kita berjuang di pertandingan terakhir sudah punya modal dua, dengan tambah poin satu.

"Kalau kita memang dua kali aman, kalau menang tiga kali hitung poin, saya yakin angka kita tinggi. Kita optimis untuk final four di Malang,” tuntasnya kepada Tribunjatim.com.(dim/TribunJatim.com).

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved