Dari 150 BUMDES di Sampang Madura, Hanya 52 yang Dalam Kondisi 'Sehat'

Kasi Pemberdayaan Lembaga dan Usaha Ekonomi DPMD Kabupaten Sampang, mengakui perusahaan badan usaha milik desa (BUMDES) di Sampang tidak produktif

Dari 150 BUMDES di Sampang Madura, Hanya 52 yang Dalam Kondisi 'Sehat'
net
BUMDES (badan Usaha Milik Desa) 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Kasi Pemberdayaan Lembaga dan Usaha Ekonomi DPMD Kabupaten Sampang, mengakui perusahaan badan usaha milik desa (BUMDES) di Sampang tidak begitu produktif.

Sulitnya mendapat Sumber Daya Manusia menjadi faktor utamanya.

Di antara 150 badan usaha milik desa (BUMDES) se Kabupaten Sampang, hanya 52 desa yang bisa dikatakan sehat.

Saat di konfirmasi ke ruangannya, Jufri mengatakan SDM pengelola harus memiliki syarat khusus, yaitu jiwa interpreuner.

"Coba bayangkan kalau orang yang tidak memiliki jiwa interprener, karna di dalam BUMDES merupakan hal bisnis " ujarnya pada Selasa (12/2/2019).

(Sidang Paripurna DPRD Sumenep Batal Lagi, Gara-gara Jadwal Bentrok Hingga Izin Tanpa Keterangan)

(Hanya Dihadiri 16 Orang, Sidang Paripurna DPRD Sumenep Gagal Digelar untuk Keenam Kalinya)

Sedikitnya BUMDES yang bisa dikatakan sehat juga diakibatkan oleh BPMD sendiri.

Hal ini juga diakui oleh Jufri, bahwa BPMD Kabupaten Sampang baru memfasilitasi desa di tahun 2015.

"BUMDES di Kabupaten Sampang baru saya fasilitasi di tahun 2015, jadi berjalan empat tahun," jelasnya.

Fasilitas tersebut berupa membantu pembentukan BUMDES. BPMD berawal dari sosialisasi di tingkat Kabupaten, setelah itu di tingkat kecamatan.

Jadi BPMD Kabupaten Sampang mengumpulkan semua Kepala Desa dalam satu kecamatan.

(Gondol Mobil Teman, Polisi Buru Pelaku dari Surabaya Ini Hingga ke Kebun Tebu, Ditembak Karena Kabur)

(Jalan Rajawali Kerap Macet Akibat RSUD dr Muhammad Zyn Sampang Kekurangan Lahan Parkir)

Jenis usaha yang dimiliki oleh 52 Desa yang sehat mayoritas berjenis simpan pinjam atau penyewaan peralatan pernikahan, seperti sound system, terop, dan panggung.

Adapun juga usaha lainnya berjenis bengkel dan usaha tusuk sate yang memanfaatkan potensi sumber daya alam yaitu bambu.

Reporter: TribunMadura.com, Hanggara Pratama

(90 Warga Sampang Terjangkit DBD di Awal 2019, Dua di Antaranya Meninggal)

(Banyak Pemesan Sabu-sabu di Malaysia Lewat Pasutri Asal Sampang Madura)

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved