Siap-siap Sambut Surabaya Fashion Parade 2019 'FUSIONE', Empat Tema Besar Ini Harus Kamu Tahu
Untuk ke-12 kalinya, Surabaya Fashion Parade kembali menyapa masyarakat Surabaya pada tanggal 24-28 Februari 2019 di Tunjungan Plaza 3
Penulis: Delya Octovie | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk ke-12 kalinya, Surabaya Fashion Parade kembali menyapa masyarakat Surabaya pada tanggal 24-28 Februari 2019 di Convention Hall dan Atrium Lt. UG Tunjungan Plaza 3.
"Untuk fashion show akan dibagi dengan tema per hari, yakni Moslem and Modest Wear, Ethnic, Urban, Cocktail and Evening Gown, dan terakhir sponsor day," kata Alphiana Candrajani, Chairman Indonesian Fashion Chamber Chapter Surabaya.
"Ada yang berbeda kali ini karena kami menambahkan satu tema baru yang akan mengakomodasi kebutuhan fashion pria, dan diikuti berbagai desainer busana pria seluruh Indonesia," tambahnya pada Jumat (15/2/2019).
Secara tampilan warna, desain collateral dan panggung Surabaya Fashion Parade 2019 akan mengacu pada proyeksi tren 2019-2020, yakni 'Singularity'.
• Zaskia Gotik Nyanyi Dangdut dan Goyang di Depan Jokowi, Reaksi Iriana Buat Satu Rombongan Heboh
(TREN FASHION - 5 Tanda Sepatu Kamu Sudah Bulluk dan Harus Siap-Siap untuk Menggantinya)
Tren ini dikeluarkan oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) dan Indonesia Trend Forcasting, yaitu CORTEX.
"CORTEX merupakan paradoks kecerdasan buatan di era revolusi digital, ketika digitalisasi membaur dengan seluruh aspek kehidupan manusia. Kecerdasan buatan dipandang dapat membantu manusia dalam proses riset desain yang berujung pada inovasi," terang Taruna K. Kusmayadi, Advisor Indonesia Fashion Chambers.
Selain CORTEX, ada tiga tema besar lain yang bisa dijadikan acuan para desainer, mulai dari Exuberant, Neo Medieval dan Svarga.
Yunita Kosasih, Ketua Surabaya Fashion Parade 2019, menjabarkan ketiganya untuk kamu.
Exuberant, atau kata lainnya keceriaan dan optimisme, adalah tema yang menunjukkan warna colorful dengan unsur seni urban atau futuristik, perpaduan gaya sporty, santai, ditambah gaya formal yang cenderung feminin.
Neo Medieval mengusung unsur romantis abad pertengahan, lalu disatukan dengan kemajuan teknologi.
Secara visual, tema ini memunculkan kesan gaya khas pejuang futuristik yang kuat, tegas dan elegan dengan palet warna netral dan membumi.
"Kalau Svarga, kami melihat sisi kemanusiaan dan kecerdasan buatan, yaitu jembatan dari beragam perbedaan tampilan untuk menjadi satu harmoni. Konsep desain Svarga memperlihatkan tabrak corak yang tetap memperhatikan keseimbangan," ujarnya.
(TREN FASHION - 5 Tips Memilih Sepatu Boots yang Terlihat Keren Namun Tetap Nyaman Saat Digunakan)
(Tampil Fashionable, Kaum Pria Bisa Pakai Pakaian Colorfull, Ini Tips Dari Embran Nawawi)
Banyak desainer yang akan berpartisipasi dalam Surabaya Fashion Parade 2019, baik lokal maupun luar negeri.
Beberapa di antaranya adalah Restu Anggraini, Danjyo Hiyoji, Yosafat Dwi Kurniawan, Wilsen Willim dan Geraldus Sugeng.
Desainer kenamaan Bangkok, Vorravaj, yang tengah berpartisipasi di London Fashion Week 2019 juga akan bergabung.
Reporter: Surya/Delya Oktovie
(Hasil Akhir Persebaya Vs Persinga Ngawi, Mendominasi Permainan, Persebaya Bungkam Persinga 8-0)
(TREN FASHION - Tampilan Kecantikan Ratu Angsa dalam Wedding Dress Ala Whulyan Dressmaker)