Ritual Wajib Tim Putri Sanroe di Junior DBL East Java, Tampil Kompak Mulai Dari Rambut Hingga Sepatu

Ritual Wajib Tim Putri Sanroe di Junior DBL East Java, Tampil Kompak Mulai Dari Rambut Hingga Sepatu Sehingga Bisa Tampil Percaya Diri.

Ritual Wajib Tim Putri Sanroe di Junior DBL East Java, Tampil Kompak Mulai Dari Rambut Hingga Sepatu
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Penampilan Tim Basket Putri SMPN 3 Waru, seragam mengenakan sepatu AZA 6, Sabtu (16/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tampil perdana dalam Junior DBL East java Series 2018-2019 - Babak Utama, tim putri SMPN 3 Waru atau yang disebut Sanroe siapkan ritual khusus untuk bertanding pada Sabtu (16/2/2019).

Di laga perdananya kemarin, Sanroe tampak kompak dalam hal penampilan, mulai dari ujung kaki hingga ujung kepala.

“Tampil kompak, memang sudah jadi kewajiban buat kita, kalah menang urusan belakangan yang penting kekompakan,” ujar Kapten Basket Sanroe, Talitha Zebadiah.

Selama Training Camp Kedua, Honda DBL Indonesia All Star 2018 Akan Lakoni 3 Pertandingan Uji Coba

Junior DBL East Java Series 2019 Angkat Konsep Nutrition, Active, Character Development

Mereka terlihat memakai seragam dengan tatanan rambut dikuncir.

Selain itu mereka pun kembaran memakai sepatu basket DBL Indonesia x Ardiles yang dirilis Januari lalu.

Menurut Talitha, hal itu memang sudah menjadi ritual Sanroe sejak pertandingan musim lalu.

Di musim sebelumnya, mereka kompak menggunakan DBL Shoes seri Pride hingga AZA5.

UNICEF Indonesia dan DBL Tandatangi Kerjasama Curriculum National Developmemt di Junior DBL 2019

Pada pertandingan kali ini, mereka kompak mengenakan sepatu basket AZA6 yang khas dengan aksen emas dan berwarna hitam.

Diceritakannya, sepatu tersebut sangat nyaman digunakan.

Sepatu tersebut, bahkan sudah ia dan anggota timnya kenakan saat latihan.

“Empuk dan nyaman banget sih, ini udah kita pakai dari latihan kemarin sebelum tanding buat pemanasan, ternyata enak banget!” ungkap Talitha.

Siapa sangka, ritual kekompakan yang mereka lakukan ternyata berhasil mengantarkan mereka memenangkan pertandingan melawan SMPN 1 Tulangan, Sidoarjo dengan skor 28-11.

Menurut mereka, menggunakan sepatu kembar dalam satu tim, membantu meningkatkan kepercayaan diri masing-masing.

Oleh karenanya, pada pertandingan melawan SMP IPH East Surabaya selanjutnya, para penggawa Sanroe akan kembali melakukan ritual yang sama.

Penulis: Hefty Suud
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved