Hindari Truk, Mobil Kakek 78 Tahun Terperosok di Parit Mojokerto, Pemilik Mobil Langsung Pergi

Sebuah mobil Daihatsu Feroza S 1031 RD terperosok ke parit Jalan Ahmad Yani Desa Pekukuhan, Mojasari, Kabupaten Mojokerto.

Hindari Truk, Mobil Kakek 78 Tahun Terperosok di Parit Mojokerto, Pemilik Mobil Langsung Pergi
SURYA.CO.ID/DANENDRA KUSUMA
Warga dan keluarga Kasora (pemilik mobil) berkoordinasi untuk mengevakuasi mobil yang terperosok di parit, Minggu (24/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sebuah mobil Daihatsu Feroza S 1031 RD terperosok ke parit Jalan Ahmad Yani Desa Pekukuhan, Mojasari, Kabupaten Mojokerto.

Mobil tersebut dikendarai pria bernama Kasora (78) warga Desa Lolawang, Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Usai terporosok, Kasora langsung meninggalkan mobilnya. Sehingga warga Desa Pekukuhan kebingungan mencari keberadaan pemilik mobil Daihatsu Feroza.

Para warga juga sempat mengabadikan kejadian ini dengan kamera gasai. Beberapa warga yang penasaran mencoba mendekat dan menerawang kaca hitam mobil untuk mengecek kondisi dalam.

Diduga Sopir Ngantuk, Mobil Toyota Rush yang Hendak Menghindari Truk Nyemplung Tambak di Gresik

Salah satu warga Desa Pekukuhan bernama Martini (40) mengatakan, peristiwa ini terjadi begitu cepat. Kala itu dia tengah mengantar ibunya berobat ke Rumah Sakit Arofah, Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

"Saat saya mengantar belum ada mobil yang terperosok di parit. Ketika kembali ke rumah baru ada. Kejadian itu terjadi sekitar pukul 12.00. Para warga tidak tahu mobil tersebut milik siapa," ucapnya, Minggu (24/2).

Selang beberapa jam, Kasora kembali ke lokasi kejadian bersama keluarganya. Rupanya, Kasora bersama keluarga berniat untuk merayakan ulang tahun sang cucu. Namun, karena kejadian ini perayaan itu pun batal.

"Tadi kami sudah mengingatkan ayah (Kasora) untuk tidak mengemudi sendiri. Tapi ayah tetep kekeh mengemudi sendiri. Kami sudah berada di rumah makan untuk merayakan ulang tahun. Tapi beberapa menit ayah menelpon kami kalau kecelakaan. Kami pun langsung ke lokasi," kata  anak Kasora yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu Kasora mengatakan, usai kejadian dia menyusul keluarga ke rumah makan. Dia dibonceng pengendara motor yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

BREAKING NEWS: Hendak Menyeberang ke Blitar, Mobil Avanza Masuk Sungai Brantas, Tiga Orang Hilang

"Saya minta tolong ke pengendara motor itu untuk di antar ke lokasi rumah makan. Belum sampai di rumah makan, saya bertemu rombongan keluarga di jalan hendak menuju lokasi kejadian," ucapnya.

Kasora menceritakan kronologi kejadian kecelakaan tunggal yang dialaminya. Mulanya dia berjalan dari arah Jalan Gajah Mada. Sesampainya di Jalan Ahmad Yani Desa Pekukuhan ada sebuah truk pengangkut pasir yang membelok secara mendadak.

"Saya berjalan se arah dengan truk pengangkut pasir. Namun, truk itu tiba-tiba membelok ke kanan dan saya langsung membanting kemudi ke arah kiri agar tidak menabrak. Karena terlalu ke kiri mobil saya terperosok," tandasnya.

Kondisi mobil Kasora tak mengalami kerusakan berarti. Kasora juga tak menderita luka-luka.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved