Sedang Timbang Sabu Siap Edar di Rumah Kos di Gresik, Oknum Wartawan dari Surabaya Digerebek Polisi

Sedang Timbang Sabu Siap Edar di Rumah Kos di Gresik, Oknum Wartawan dari Surabaya Digerebek Polisi.

Sedang Timbang Sabu Siap Edar di Rumah Kos di Gresik, Oknum Wartawan dari Surabaya Digerebek Polisi
SURYA/WILLY ABRAHAM
Malu, ketiga tersangka pengedar sabu, salah satunya oknum wartawan, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Satu oknum wartawan kedapatan menyimpan dan mengedarkan narkoba di wilayah Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.

Saat ditangkap dia sedang menimbang narkoba di dalam rumah yang menjadi gudang.

Ketiga tersangka tersebut diketahui bernama Imam Sapi'i (38) Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Mochammad Dahlan (32), dan Akiyar Ali (42) yang berasal dari Jalan Kauman RT 3/ RW 2, Kelurahan Sumber Rejo, Surabaya.

Sambut Kedatangan Prabowo di Gresik, Pendukung Prabowo dan Pendukung Jokowi Nyaris Bentrok

Datang ke Gresik, Capres Prabowo Disambut Meriah, Pendukung Capres Jokowi Juga Ikut Menyambutnya

Mereka bertiga ditangkap di sebuah rumah kos yang berada di Dusun Kutil, Desa Gempol Kurung, Kecamatan Menganti.

Operasi yang dipimpin oleh Kanit II Ipda Suhari itu awalnya mengincar Dahlan (32) yang saat itu sedang memandikan burung peliharaannya di rumah kos terdapat satu poket sabu seberat 10 gram.

Usai mendapatkan informasi, polisi langsung bergerak, menggrebek ke rumah yang tak jauh dari lokasi yang digunakan sebagai gudang.

Polres Gresik Bekerja Keras Ungkap Pelaku Pembuang Jenazah di Kebun Jagung

Di dalam rumah itu berada dua orang, Akiyar Ali (42) sedang menimbang sabu bersama satu orang lainnya, bernama Imam Sapi'i (38) yang siap mengedarkan barang haram itu di wilayah Kecamatan Cerme.

Saat petugas melakukan penggeledahan, Akiyar Ali memiliki kartu identitas wartawan di dalam dompet.

Di hadapan petugas, pria yang memiliki dua istri itu mengaku sudah 8 bulan mengedarkan narkoba.

Biasanya dalam satu gram dijual seharga Rp 200 ribu, dalam sekali keuntungan , dia mampu mengantongi Rp 10 juta dalam bisnis haram itu.

Sedangkan Dahlan dan Sapi'i bertugas sebagai kurir sabu di wilayah Kecamatan Menganti dan Kecamatan Cerme bersama dua orang lainnya yang masih buron.

Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Redik Tribawanto menyampaikan, dari tangan pelaku polisi mendapati 52 gram sabu siap edar di Kota Pudak.

"Barang didapat dari seseorang inisial KI dari suatu Lapas di wilayah Jawa Timur," ujarnya.

Selain sabu, korps Bhayangkara ini juga menyita dua buah timbangan elektrik, tiga ponsel milik tersangka.

Ketiga tersangka itu dijerat dengan pasal 114 ayat (1) juncto pasal 112 ayat (1) UU No. 35/2009 tentang narkotika.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved