Lama Tak Diangkut, Tumpukan Material Depan Pasar Gadin Pamekasan Dikeluhkan Pengguna Jalan

Tumpukan material bangunan di depan pasar Gadin sangat mengganggu aktivitas lalu lintas dan sering dikeluhkan warga sekitar.

Lama Tak Diangkut, Tumpukan Material Depan Pasar Gadin Pamekasan Dikeluhkan Pengguna Jalan
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Kondisi tumpukan material yang ada di depan Pasar Gadin Pamekasan yang tampak ditumbuhi rumput, Selasa (5/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Tumpukan material bangunan di pinggir jalan Kabupaten, tepatnya di depan pasar Gadin sangat mengganggu aktivitas lalu lintas dan sering dikeluhkan warga sekitar.

Pasalnya di jalan tersebut sering terjadi kemacetan lalu lintas.

Seperti yang diungkapkan oleh Tohari (40) warga asal Jalan Pintu Gerbang Kelurahan Bugih, Kabupaten Pamekasan, material tersebut dapat mengganggu aktifitas jalan raya dan parkir di Pasar Gadin.

"Setiap kali saya mengantarkan istri saya ke pasar, banyak mobil dan sepeda motor parkirnya agak ke tengah sehingga jalanan sering macet, terutama jika pasar sangat ramai," ungkapnya kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Selasa (5/3/2019).

Dekan Cup 2019, FK UNAIR Akan Kenalkan Dampak Narkoba ke Masyarakat Lewat Fun Run, Simak Rutenya

Polres Sumenep Berniat Panggil Para Kades di Kecamatan Arjasa, Camat: Sah - Sah Saja itu

Di sisi lain, Pengacara LBH Pusara Pamekasan, Rikza TD Marza mengatakan, dengan adanya tumpukan meterial di pinggir jalan yang dapat membuat kerusakan atau gangguan fungsi terhadap jalan, maka orang yang membuat tumpukan tersebut dapat dipidana.

"Berdasarkan UU LLAJ (Lalu Lintas Angkutan dan jalan) Pasal 28 ayat 1 atau JO (Juncto) Pasal 274 ayat 1, seharusnya pihak yang berwajib dapat melakukan teguran dan penertiban terhadap orang yang melakukan tumpukan material tersebut," jelas Rikza saat ditemui TribunMadura.com (grup TribunJatim.com) di kantornya di LBH Pusara Pamekasan.

Dua Ucapan Menteri Susi Saat Masih Muda Diungkap Sahabatnya, Disebut Mirip Peramal & Kini Terjadi

Dua Saksi Cabut Keterangan BAP Dalam Sidang Ahmad Dhani, Karena Tak Ada Frasa Pendemo itu Idiot

"Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap orang yang mengakibatkan kerusakan atau gangguan jalan maka dapat dipidana paling lama selama 1 tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000 (dua puluh empat juta rupiah)," imbunnya.

Maka dari itu, ia berharap kepada pihak berwajib untuk segera menertibkan atau menegur orang yang menumpuk material tersebut.

"Saya harap kepada pihak yang berwajib untuk dapat menindak tegas terhadap orang tersebut, karena tumpukan itu sepertinya disengaja dan sudah agak lama, karena di atasnya juga sudah tumbuh rumput," terangnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved