Flushing di Bendungan Wlingi dan Lodoyo Blitar Akibatkan Debit Sungai Brantas Kediri Meningkat

Kegiatan flushing atau plandu di Bendungan Wlingi dan Lodoyo Blitar telah memasuki wilayah Kediri.

Flushing di Bendungan Wlingi dan Lodoyo Blitar Akibatkan Debit Sungai Brantas Kediri Meningkat
SURYA/DIDIK MASHUDI
Dampak flushing atau plandu, debit Sungai Brantas di Bendung Gerak Waruturi Kabupaten Kediri telah meningkat, Senin (11/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kegiatan flushing atau plandu di Bendungan Wlingi dan Lodoyo Blitar telah memasuki wilayah Kediri.

Malahan debit air Sungai Brantas telah terjadi peningkatan di Bendung Gerak Waruturi, Kabupaten Kediri, Senin (11/3/2019).

Akibat flushing ini, banyak kotoran seperti eceng gondok, kayu dan bambu yang hanyut terbawa arus.

Air Sungai Brantas juga telah berubah menjadi keruh.

Tenun Ikat Kediri Melenggang di Ajang JFF 2019, Angkat Tema Warisan Agung Panji Sekartaji

Pantauan TribunJatim.com, di Bendung Gerak Waruturi, debit mengalami peningkatan dibanding sebelum ada flushing.

Malahan gelontoran air dari bendungan mengalir deras dan membuat kabut air.

Fatah (50), salah satu warga menyebutkan, debit air mulai terjadi peningkatan sejak Senin (11/3/2019) pagi dan terus meningkat hingga siang.

Air sungai juga telah berubah menjadi keruh kecokelatan.

3 Bulan Berselang, Polres Blitar Bisa Lacak Pencuri Ponsel, Diciduk Saat Nongkrong di Konter Ponsel

Dampak dari flushing ini, ikan yang ada di Sungai Brantas juga mulai banyak yang mengambang ke permukaan air sungai.

"Biasanya kalau sudah sangat keruh ikannya banyak yang mengambang," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved