Berawal dari Coba-coba, Kini Onde-onde Pelangi Buatan Lely Merambah Hingga Gresik, Ada 5 Varian Rasa

Berawal dari Coba-coba, Kini Onde-onde Pelangi Buatan Lely Merambah Hingga Gresik, Ada 5 Varian Rasa.

Berawal dari Coba-coba, Kini Onde-onde Pelangi Buatan Lely Merambah Hingga Gresik, Ada 5 Varian Rasa
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Lely Zazillah menunjukkan onde-onde pelangi buatannya, Selasa (12/3). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Mojokerto dikenal dengan julukan Kota Onde-Onde.

Betapa tidak, bila berkunjung di Mojokerto pelancong bakal mendapati toko-toko yang menjual onde-onde.

Umumnya onde-onde dijual dengan isian kacang hijau dan berwarna kuning kecoklatan. 

Terkait Dugaan Nasabah BRI yang Alami Penipuan, Polsek Mojokerto Katakan Belum Ada Laporan Masuk

Catut Nama Wakil Wali Kota Mojokerto, Buat Akun Facebook Palsu, Pelaku Minta Dikirim Uang Rp 10 Juta

Namun, di tangan Lely Zazillah (20) warga Desa Berat Wetan, Gedeg, Kabupaten Mojokerto onde-onde tak lagi monoton.

Lely sapaan akrabnya membuat onde-onde beragam rasa dan warna. Karena beragam warna Lely menamakannya onde-onde pelangi.

KPU Kabupaten Mojokerto Temukan 6.014 Surat Suara untuk Pemilihan DPRD Provinsi Rusak

"Onde-onde buatan saya ada 5 varian rasa. Onde-onde hijau berisi kacang ijo, onde-onde cokelat berisi cokelat, onde-onde kuning berisi pisang, onde-onde merah muda berisi stroberi dan onde-onde putih berisi keju," katanya Selasa (12/3).

Lely mulai membuat onde-onde pelangi sejak 6 bulan yang lalu.

Kala memutuskan untuk keluar dari pekerjaan sebelumnya, Lely kemudian membuka usaha makanan khas Mojokerto, onde-onde.

"Saya mengikuti jejak orangtua saya berwirausaha. Ibu saya membuka usaha catering kue basah," ujarnya.

Hanya berbekal ilmu membuat kue dari ibu, Lely coba-coba membuat onde-onde. Untuk menarik pembeli, Lely pun harus memutar otak.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved