Kantor Imigrasi Kediri Beri Penghargaan Pada 4 Instansi Yang Aktif Beri Informasi Orang Asing

Empat instansi anggota Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) terdiri Polres Kediri, Kodim 0809 Kediri, Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri dan

Kantor Imigrasi Kediri Beri Penghargaan Pada 4 Instansi Yang Aktif Beri Informasi Orang Asing
(Surya/Didik Mashudi)
Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Jatim menyerahkan penghargaan kepada anggota Timpora Kediri teraktif di Resto Grand Panglima Kota Kediri, Selasa (12/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Empat instansi anggota Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) terdiri Polres Kediri, Kodim 0809 Kediri, Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kediri dan Pos Binda Kediri mendapatkan penghargaan anggota Teraktif Timpora.

Penghargaan disampaikan Kepala Kantor Imigrasi Kediri, Rakha Sukma serta Zakaria, Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkum HAM Jatim di Resto Grand Panglima Kota Kediri, Selasa (12/3/2019).

Selama ini ke 4 instansi yang tergabung dalam Timpora ini menjadi anggota Timpora paling aktif dalam pembagian informasi.

Kepala Kantor Imigrasi Kediri Rakha Sukma menjelaskan, selama ini Timpora telah memiliki sekretariat yang berfungsi untuk saling berbagi informasi keberadaan orang asing.

"Pemberian penghargaan kepada 4 instansi karena lebih sering berkomunikasi dengan kami. Anggota Timpora harus sering berkomunikasi tidak hanya pada acara formal saja," ungkapnya kepada Tribunjatim.com.

Ronaldo Bikin Hattrick, 3 Gol Muluskan Juventus Maju 8 Besar

Siang Ini, Carles Puyol Bek Barcelona Bawa si Kuping Lebar di Surabaya

BPK Dorong BPOM untuk Mampu Permudah Pelaku UMKM Peroleh Nomor Izin Beredar

Malahan Rakha berharap anggota Timpora dapat berkomunikasi dalam suasana non formal dan santai seperti ngobrol dan ngopi bareng.

"Dengan acara santai sharing informasinya akan lebih bagus," tambahnya kepada Tribunjatim.com.

Ke depan diharapkan Sekretariat Timpora tidak hanya ada di Kantor Imigrasi saja, tapi juga di Kantor Kepolisian.

Diungkapkan Rakha Sukma, orang asing masuk ke Indonesia biasanya melalui bandara dan pelabuhan yang dapat dilakukan pengecekan.

Namun apabila telah melakukan perpanjangan izin tinggal sehingga dibebaskan dari keharusan untuk memiliki visa.

Sehingga orang asing yang masuk lewat Surabaya atau Bali, setelah masuk petugas tidak mengetahui tujuannya kemana saja. Sehingga perlu dibentuk Timpora.

Karena untuk pemantauan orang asing bukan hanya tanggungjawabnya Imigrasi saja, tapi semua anggota Timpora.

"Anggota Timpora jika menemui orang asing yang mencurigakan juga dapat langsung menanyakan izin tinggal dan tujuan dari orang asing tersebut di daerah," jelasnya kepada Tribunjatim.com.

Diakui Rakha Sukma, bagi sejumlah orang asing khususnya dari Eropa biasanya memiliki ego, menolak memberikan paspornya jika yang meminta bukan petugas Imigrasi.

Jika ditemukan pelanggaran, akan ditindaklanjuti petugas Imigrasi termasuk melakukan deportasi.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved