Satu WNA di Kota Blitar Masuk DPT, KPU Sempat Kesulitan Minta Data dari Dispendukcapil

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar menemukan satu warga negara asing (WNA) masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Satu WNA di Kota Blitar Masuk DPT, KPU Sempat Kesulitan Minta Data dari Dispendukcapil
SURYA/SAMSUL HADI
Komisioner KPU Kota Blitar menandatangani hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi penetapan DPTb, Senin (18/2/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Blitar menemukan satu warga negara asing (WNA) masuk daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019.

Satu WNA yang masuk DPT, yaitu, Juro Kogawa (72), warga negara Jepang.

"Setelah kami cek, ada satu WNA asal Jepang yang masuk DPT Pemilu 2019. Sesuai aturan, WNA itu harus dicoret dari DPT," kata Komisioner Divisi Perencanaan dan Data KPU Kota Blitar, Choirul Umam, Kamis (14/3/2019).

Juro Kogawa tinggal di Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. Dia terdaftar sebagai pemilih di tempat pemungutan suara (TPS) 33, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

"Nanti waktu pencoblosan akan kami tempelkan fisiknya kalau yang bersangkutan sudah tidak masuk di DPT," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Umam mengatakan masuknya WNA di DPT karena ada kesalaha waktu pencocokan dan penelitian (coklit) di lapangan. Petugas coklit tidak begitu paham dengan kondisi identitas warga. Sebab, kartu identitas yang dimiliki WNA dan WNI sama. Yang membedakan hanya dikolom kewarganegaraan saja.

"Bentuk kartu identitasnya sama, hanya di kolom kewarganegaraannya tertulis WNA. Mungkin petugas coklit hanya melihat nama dan NIK saja," ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Tiga ASN Bangkalan Terbukti Pakai Kaos Bergambar Capres-Cawapres Saat Kampanye

Modus Baru Produsen Arak, Produksi di Tempat Rahasia dan Pasang CCTV, Raup Rp 4.500 Per Hari

Penyegelan Kampus Undar Jombang oleh Mahasiswa Dipidanakan, Polisi Pasang Police Line

Dikatakannya, proses pengecekan WNA masuk DPT di Kota Blitar memang lumayan lambat. Masalahnya, KPU sempat kesulitan mendapatkan data detail WNA dari Dispendukcapil. Awalnya, Dispendukcapil tidak mau memberikan data detail WNA ke KPU.

Akhirnya Dispendukcapil mau memberikan data detail jumlah WNA di Kota Blitar ke KPU. Data dari Dispendukcapil yang dikirim ke KPU menyebutkan ada enam WNA di Kota Blitar. Dari enam WNA itu, setelah dicek hanya ada satu WNA yang masuk DPT.

"Kami juga sudah mendapat surat rekomendasi dari Bawaslu terkait temuan itu. Rekomendasi dari Bawaslu juga meminta agar WNA itu dicoret dari DPT," katanya kepada Tribunjatim.com
.

Ketua Bawaslu Kota Blitar, Bambang Arintoko mengatakan sudah mengeluarkan surat rekomendasi terkait temuan WNA masuk DPT untuk KPU. Bawaslu meminta KPU mencoret satu WNA itu dari DPT.

"Surat rekomendasinya sudah kami kirim ke KPU. Kami minta KPU segera menindaklanjuti surat rekomendasi dari Bawaslu," kata Bambang. (sha/Tribunjatim.com)

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved