Telat atau Tak Lapor SPT, Wajib Pajak Pribadi Maupun Badan Akan Kena Denda, Ini Jumlahnya!

Wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum perlu memanfaatkan sisa waktu SPT 2018, untuk melaporkan penghitungan hasil dan atau pembayaran pajak.

Telat atau Tak Lapor SPT, Wajib Pajak Pribadi Maupun Badan Akan Kena Denda, Ini Jumlahnya!
SURYA/M SUDARSONO
Wajib pajak melaporkan SPT tahunan dipandu petugas pelayanan KPP Pratama Tuban, Senin (18/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum perlu memanfaatkan sisa waktu Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) 2018, untuk melaporkan penghitungan hasil dan atau pembayaran pajak.

SPT 2018 untuk pribadi dimulai awal Januari hingga akhir Maret 2019, sedangkan untuk badan hukum dimulai Januari hingga akhir April 2019.

Sebab, jika sampai telat melapor atau bahkan tidak melaporkan SPT maka akan mendapat denda sesuai ketentuan berlaku.

Cara Mengisi Laporan SPT Tahunan Pribadi Secara Online Lewat e-Filing, Terakhir 31 Maret 2019!

Daftar Dokumen yang Harus Disiapkan untuk Laporan SPT Tahunan Pribadi dan Mengisi e-Filing

Kasi Ekstensifikasi dan Penyuluhan KPP Pratama Tuban, Binanto Suryono mengatakan, jika wajib pajak baik pribadi maupun badan hukum telat melapor atau tidak melapor maka akan didenda.

Untuk wajib pajak pribadi maka didenda Rp 100 ribu, sedangkan untuk yang berbadan hukum didenda Rp 1 juta.

"Ya kalau telat atau tidak lapor maka akan didenda sesuai ketentuan, nanti dendanya akan dikirim ke alamat wajib pajak," Ujar Binanto kepada Surya (grup TribunJatim.com), Senin (18/3/2019).

Dia menjelaskan, untuk saat ini jumlah wajib pajak di KPP Pratama secara total ada 20 ribuan.

Rinciannya untuk wajib pajak pribadi ada sekitar 16.400 an, kemudian untuk yang badan hukum ada 3.700 an.

Kanwil DJP Jawa Timur II Ingatkan Wajib Pajak untuk Segera Lakukan Pelaporan SPT Tahunan

Waduh, Terlambat Lapor SPT Tahunan Bisa Kena Sanksi, Baca Ini

Dari jumlah total tersebut masih banyak yang belum melaporkan SPT. 

Data terakhir menyebut untuk wajib pajak pribadi baru 7.500 an yang melapor, masih kurang 8 ribuan.

Sedangkan untuk badan yang melapor baru ada sekitar 1 ribu, masih kurang 2700 an.

"Masih banyak yang belum melapor, sehari ada 300 an wajib pajak yang lapor di kantor. Silakan dimanfaatkan sisa waktu yang ada untuk mengindari sanksi keterlambatan," pungkasnya. (Surya/M Sudarsono)

Yuk subscribe Channel TribunJatim.com lainnya:

Penulis: M Sudarsono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved