2 Kecamatan di Situbondo Paling Rendah Prosentase Penyelesaian SPJ DD dan ADD

Meski batas akhir penyelesaian SPJ Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sudah hampir habis,

2 Kecamatan di Situbondo Paling Rendah Prosentase Penyelesaian SPJ DD dan ADD
Ilustrasi Dana Desa 

 TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Meski batas akhir penyelesaian SPJ Dana Desa dan Alokasi Dana Desa di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur sudah hampir habis, namun masih banyak desa yang belum menyelesaikan SPJ DD dan ADDnya.

Bahkan dua kecamatan, yakni Kecamatan Suboh baru menyelesaikaj SPJ DD dan ADDnya mencapai sebesar 44 persen dan Kecamatan Jangkar 55 persen.

"Padahal akhir bulan Maret ini, seharusnya semua SPJ DD dan ADD harus selesai," ujar Suraji Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pemkab Situbondo kepada Surya Selasa (19/03/2019).

Dari 17 kecamatan yang telah menyelesaikan SPJ DD dan ADDnya, kata Suraji, ada empat kecamatan yang telah mencapai 100 persen. Diantaranya, Kecamatan Panarukan, Arjasa, Asembagus dan Kecamatan Situbondo.

Sedangkan tiga kecematan masih belum, yakni Kecamatan Jatibanteng baru mencapai sebesar 93 persen, Besuki 91 persen, Suboh 44 persen, Mlandingan 89 persen, Kendit 71 persen, Panji 88 persen, Mangaran 83 persen, Kapongan 81 persen, jangkar 57 persen, Banyuputih 82 persen dan Banyuglugur 87 persen serta Kecamatan Bungatan 98 persen.

Prediksi Djanur Meleset, Persebaya Justru Ketemu Tira Persikabo di Babak 8 Besar Piala Presiden 2019

Diciduk KPK Bersama Romahurmuziy, Caleg PPP di Gresik Disambut Tarian Pencak Macan, Begini Ceritanya

Tampil Santun, Zaskia Sungkar Kenakan Tas Branded Seharga Puluhan Juta dengan Rok Syari

Meski demikian, lanjut Suraji, sejumlah deaa telah menyelesaikan iktisan dan LPA yang menjadi lapiran laporan keuangan daerah Pemkab Situbondo telah selesai.

"Desa harus menyelesaika, 9 item dan Perdes tentang penghitungan APBDesnya," katanya kepada Tribunjatim.com.

Saat disinggung jika ada desa yang belum menyelesaikan SPJ DD dan ADDnya, Suraji menegaskan, pihaknya akan memberlakukan pelanggaran disiplin terhadap kepala desa tersebut.

"Hari ini Inspektorat turun ke lapangan melakukan pemeriksaan ke desa yang belum menyelesaikan SPJ DD dan ADDnya," pungkasnya. ( Izi hartono/Tribunajtim.com)

Penulis: Izi Hartono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved