Kasus OTT di BPPKAD Gresik, Sekda Gresik Kembali Diperiksa Penyidik Kejari Soal Dugaan Dana Korupsi

Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya kembali diperiksa Kejaksaan Negeri Gresik selama hampir 8 jam berada di ruang penyidik.

Kasus OTT di BPPKAD Gresik, Sekda Gresik Kembali Diperiksa Penyidik Kejari Soal Dugaan Dana Korupsi
SURYA/SUGIYONO
OTT - Para pejabat dan pegawai di BPPKAD Kabupaten Gresik dimintai keterangan penyidik Kejari Gresik terkait OTT, Senin (19/3/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya kembali diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik selama hampir 8 jam berada di ruang penyidik.

Pemeriksaan tersebut untuk mengkonfrontir keterangan tersangka M Mukhtar yang menyebutkan bahwa dugaan dana korupsi dibagi-bagikan ke pejabat.

Kedatangan Andhy dengan mengenakan seragam korpri.

Kasus OTT di BPPKAD Gresik, Kejaksaan Periksa 14 Pegawai dan Pejabat yang Sudah Pensiun

Pasca OTT KPK, Pegawai Kemenag Kabupaten Gresik Gelar Doa dan Tidak Akan Jual Beli Jabatan Lagi

Termasuk pegawai dan pejabat lain dari Kantor BPPKAD Kabupaten Gresik juga dimintai keterangan. Mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB lebih.

Kajari Gresik Pandoe Pramoekartika mengatakan bahwa pemanggilan para pejabat mantan BPPKAD Kabupaten Gresik untuk mengkonfrontir keterangan tersangka M Mukhtar.

“Hanya untuk mengkonfrontir keterangan tersangka,” kata Pandoe kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).

Pandoe tidak menyebutkan nama-nama para pejabat yang dipanggil oleh penyidik Pidsus Kejari Gresik.

“Kita panggil semua orang yang diduga menerima aliran dana korupsi pemotongan insentif pegawai BPPKAD. Mulai Sekda Pak Andhy, mantan Kepala BPPKAD Yetty dan ajudan Bupati serta ajudan wakil Bupati,” katanya.

Terpisah, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Gresik Andrei Dwi Subianto mengatakan bahwa para pejabat yang dipanggil untuk dikonfrontir yaitu Sekda Kabupaten Gresik Andhy Hendro Wijaya, selaku mantan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD).

Kronologi OTT Ketua PPP Romahurmuziy di Surabaya, Rommy Sempat Kabur saat Dijemput KPK di Restoran

Kubu Humphrey Djemat: OTT Romi oleh KPK Jadi Mendung Kelabu Bagi PPP, Semoga Segera Ciptakan Pelangi

Selain itu juga, Yetty S Suparyati, mantan Kepala BPPKAD Kabupaten Gresik yang sudah pensiun dan mantan Sekretaris BPPKAD  Agus Pramono.

Dari pemeriksaan para orang yang terlibat tersebut, Andrei mengatakan bahwa akan segera melimpahkan berkas tersangka M Mukhtar ke tahap dua.

“Awal April sudah tahap dua," imbuhnya. 

Diketahui, kasus OTT di BPPKAD Kabupaten Gresik yang berhasil menetapkan tersangka Plt Kepala BPPKAD sekaligus Sekretaris BPPKAD Kabupaten Gresik M Mukhtar berhasil diamankan uang sebanyak Rp 537 Juta. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved