Terlambat Tiga Kali dan Tidak Diizinkan Masuk Sekolah, Siswa di Surabaya diciduk Satpol PP

Bima Okta (17) seorang pelajar SMK di Surabaya mengaku kapok usai diciduk Satpol PP, Kamis (21/3/2019).

Terlambat Tiga Kali dan Tidak Diizinkan Masuk Sekolah, Siswa di Surabaya diciduk Satpol PP
TRIBUNJATIM.COM/LUHUR PAMBUDI
Sejumlah pelajar digelandang petugas Satpol PP Surabaya. Para pelajar ini diciduk lantaran diketahui membolos sekolah, Kamis (20/3/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com,  Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Bima Okta (17) seorang pelajar SMK di Surabaya mengaku kapok usai diciduk Satpol PP, Kamis (21/3/2019).

Ia tak menyangka, kebiasaannya nongkrong di warkop saat jam sekolah kali ini berujung diciduk Satpol PP.

"Setelah dari sekolah, sekitar jam 07.30 WIB saya langsung ke warkop, eh taunya begini," katanya pada TribunJatim.com

Laki-laki bertubuh tambun ini menjadi satu diantara 53 pelajar yang diciduk Tim Odong-Odong Satpol PP Surabaya saat melakukan razia pelajar bolos di wilayah Siwalankerto I, Wonocolo, Surabaya.

(Polres Tanjung Perak Surabaya Luncurkan SPKT Door to Door, Kasatpol PP: Terobosan Luar Biasa Sekali)

(35 Pelajar Kena Razia Operasi Sayang Satpol PP Tuban, Bolos Sekolah, Asyik Nongkrong di Warkop)

Kepada TribunJatim.com, Bima mengaku sejak awal memang berniat masuk sekolah.

Namun niatnya itu mendadak berubah setelah tahu dirinya datang melebihi jam ketentuan yang ditetapkan pihak sekolah pukul 06.30 WIB.

"Saya masuk jam 06.30 ternyata sudah terlambat," lanjutnya.

Bima mengungkapkan, sekolahnya menerapkan aturan kedisiplinan. Pelajar yang kedapatan terlambat masuk sekolah tiga hari berturut-turut, secara terpaksa tidak diperbolehkan masuk.

Pelajar yang bersangkutan, tambah Bima, akan diberi sebuah surat panggilan yang ditujukan pada orang tua untuk menghadap ke pihak sekolahan esok hari.

Halaman
12
Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved