Press Release

Alfamart Gelar Pelatihan dan Edukasi Perempuan di Jember untuk Diet Plastik dan Pemberdayaan Ekonomi

Bareng The Jannah Institute dan pegiat media sosial di Jember, Alfamart menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan serta sosialisasi diet plastik.

Alfamart Gelar Pelatihan dan Edukasi Perempuan di Jember untuk Diet Plastik dan Pemberdayaan Ekonomi
ISTIMEWA/ALFAMART
Alfamart menggelar pelatihan pemberdayaan ekonomi perempuan di Jember. 

TRIBUNJATIM.COM, JEMBER - Bekerja sama dengan The Jannah Institute dan menggandeng pegiat media sosial di Jember, Alfamart menggelar pelatihan pemberdayaan perempuan serta sosialisasi diet kantong plastik.

Dalam rilis yang diterima redaksi Tribunjatim.com, Branch Manager Alfamart Jember, Yosia Andika Pakiding mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk tanggungjawab sosial perusahaan terhadap masyarakat.

"Kami tak hanya berbisnis di tengah masyarakat, tapi juga memberi sesuatu yang bernilai positif. Untuk pemberdayaan masyarakat misalnya, kali ini mengajak kaum perempuan membuat pastry dengan pemateri pelaku UKM berpengalaman," jelasnya, Selasa (9/4/2019).

Tujuannya, setelah mereka mendapat materi tentang membuat pastry bisa mempraktikkan sendiri di rumah dan berjualan secara mandiri untuk menambah penghasilan.

Sedangkan sosialisasi diet kantong plastik kali ini disampaikan guna mengedukasi netizen tentang bahaya plastik melalui teman-teman pegiat media sosial yakni blogger.

"Alfamart bersama Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkomitmen kembali menerapkan program Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) di seluruh jaringan toko per 1 Maret guna mengurangi peredaran sampah plastik yang jumlahnya kian memprihatinkan," sambung M Faruq Asrori, Corporate Communication Regional Manager.

Sebulan setelah program KPTG ini berjalan, kata Faruq, dampaknya terjadi penurunan konsumsi kantong plastik.

"Kalau tahun 2016 (Februari-Agustus) pilot project KPTG yang pertama, penurunannya sampai 30% secara nasional. Kalau tahun ini baru 1 bulan (Maret saja) penurunan konsumsi kantong plastik belum sampai 10%. Kita tetap akan evaluasi selama tiga bulan pertama, lalu tiga bulan berikutnya," jelasnya.

Melalui program KPTG ini, Alfamart ingin menjadi salah satu bagian dari perusahaan go green atau yang peduli terhadap lingkungan.

"Campaign ini dilakukan bukan menitikberatkan pada jualan kantong plastik di toko, namun lebih pada edukasi konsumen agar membawa kantong belanja sendiri," imbuh Faruq.

Tak hanya menyampaikan materi pemberdayaan masyarakat dan diet kantong plastik, Alfamart juga mengajak pegiat media sosial tersebut memahami tentang manajemen ritel modern pedagang warung.

"Kemitraan Alfamart dengan pedagang warung sudah berjalan lebih dari 10 tahun. Bentuknya mulai suplai barang dengan potongan harga, pelatihan pedagang, hingga bedah warung," kata Taufik Hidayanto, Member Relations Manager Alfamart Jember.

Terbaru, Alfamart bekerja sama dengan PT Toko Modal Mitra Usaha, memberikan pinjaman modal kepada pedagang warung untuk mengembangkan usahanya dengan tenor 7-30 hari.

Editor: Adi Sasono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved