Anaknya Ketagihan Game Online, Ibu Rumah Tangga Kebobolan Tagihan Rp 11,5 Juta, Sampai Harus Nyicil

Wanita ini sampai harus nyicil tagihan karena sang anak kecanduan game online. Tagihannya membengkak sampai Rp 11,5 juta

Anaknya Ketagihan Game Online, Ibu Rumah Tangga Kebobolan Tagihan Rp 11,5 Juta, Sampai Harus Nyicil
koreaboo
Ilustrasi bermain game online 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ririn Ike Wulandari ibu yang kebobolan tagihan telepon pasca bayar Rp 11.548.829 akibat putranya main game online masih berupaya melakukan refund atau pengembalian dananya.

Dari total tagihan Rp 11.548.829, masih Rp 10.008.000 yang belum kembali.

Rinciannya, untuk game online Mobil Legend Rp 3.431.000 dan Free Fire Rp 6.577.000.

Refund yang telah ada dari game online Minecraft.

VIDEO: Gatot Nurmantyo Ditanya Soal Siapa yang Haus Kekuasaan, Jawabannya Bikin Presenter Tertawa

"Saya sudah ke Grapari untuk minta bantuan pembatalan transaksi. Tapi tidak bisa, mereka cuma menawarkan dibayar secara cicilan setelah dibayar 50 persen dari total tagihan," jelas Ririn Ike Wulandari kepada tribunjatim, Kamis (11/4/2019).

Upaya refund dilakukan melalui klaim refund lewat Google Play per transaksi, total 41 transaksi (8 transaksi refund) ditambah 2 refund.

Sementara untuk refund 8 transaksi, masuk ke tagihan pasca bayar masih 4.

Sementara yang 4 di google play masuk tagihan bulan depan.

"Satu game kelar refund semua, setelah saya klaim lewat email yang terdapat didalam game," jelasnya.

Sedangkan untuk game Mobil Legend telah direkap klaim refund, lewat 1 email masih dalam peninjauan.

Untuk Free Fire agak sulit, karena diamond habis dan cuma bisa klaim per transaksi.

"Total ada 22 transaksi merupakan transaksi terbanyak dan email dibalas langsung oleh robot ditolak," ungkapnya.

Ririn telah menghubungi Customer Servis (CS) Google Play, namun sejauh ini masih belum bisa proses karena tidak memakai akun suami.(dim)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved