Perangkat Desa di Gresik Dihukum Empat Tahun Penjara Gara-gara Terbukti Simpan Sabu-sabu

Terdakwa Andik Susanto (36), warga Desa Seteohadi Kecamatan Duduksampeyan divonis hukuman selama 4 tahun penjara akibat memiliki sabu-sabu.

Perangkat Desa di Gresik Dihukum Empat Tahun Penjara Gara-gara Terbukti Simpan Sabu-sabu
SURYA/SUGIYONO
DITAHAN - Kuasa hukum Terdakwa Andik Susanto menjenguk terdakwa di tahanan sementara PN Gresik, Senin (15/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Terdakwa Andik Susanto (36), warga Desa Seteohadi Kecamatan Duduksampeyan divonis hukuman selama 4 tahun penjara denda Rp 800 juta sub 3 bulan kurungan akibat memiliki sabu-sabu.

Terdakwa sebagai perangkat desa mengaku sangat menyesal.

Putusan yang dibacakan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Rina indrajanti, dan hakim anggota Fitriah Ade Maya serta Silvya Terry.

Dalam putusan itu disebutkan bahwa terdakwa melanggar pasal 114 ayat (1), Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Dinilai Putusan Tidak Adil, Tiga Kurir Sabu 13,5 Kg Divonis Penjara Seumur Hidup Ini Ajukan Banding

Cerita Cinta Penelope Divonis Kanker Stadium 3, Sempat Tak Bisa Jalan hingga Ungkap Pemicunya

"Terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat (1), Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Mempunyai narkotika golongan satu," kata Rina, Senin (15/4/2019).

Dalam putusan tersebut, mejelis hakim sangat menyesalkan pernyataan terdakwa yaitu terdakwa sebagai tokoh masyarakat, terdakwa merusak generasi penerus bangsa dan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan narkoba.

"Hal yang meringankan yaitu, terdakwa terus terang dalam persidangan dan menyesali perbuatannya serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya," katanya.

Putusan itu, lebih berat dari tuntutan jaksa penuntut umum Lila Yusrifa Prihaati yang menuntut hukuman selama 8 tahun penjara, denda Rp 1 Miliar subsider 6 bulan.

Atas putusan itu, jaksa mengatakan pikir-pikir.

7 FAKTA BARU Pembunuh Guru Honorer, Akui Cinta Tapi Ikut Habisi Nyawa Korban, Kini Nangis Minta Maaf

Daftar Lengkap Brand yang Beri Diskon untuk Pemilih di Hari Pemilu, Cuman Tunjukkan Jari Tinta Biru

Sedangkan kuasa hukum terdakwa yaitu Faridatul Bahiyah dan Iwan Sandi Pangarso dari BBH JURIS LAW FIRM pada Posbakum Pengadilan Negeri Gresik Al Banna mengatakan menerima putusan.

"Setelah konsultasi, terdakwa menyatakan menerima putusan hakim," kata Farida.

Diketahui, kasus tersebut ketika terdaka ditangkap jajaran Polres Gresik usai membeli sabu di wilayah Lamongan pada Oktober 2018.

Barang bukti yang diamankan sabu sebanyak 0,36 gram. (Surya/Sugiyono)

Penulis: Sugiyono
Editor: Arie Noer Rachmawati
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved