Polisi Sebut Motif Pembacokan Pardi Karena Dendam Pribadi, Saksi Lihat Pengeroyokan sebelum Dibunuh

Kasus pembunuhan Pardi masih didalami oleh pihak kepolisisan. Simak perkembangan kasusnya.

Polisi Sebut Motif Pembacokan Pardi Karena Dendam Pribadi, Saksi Lihat Pengeroyokan sebelum Dibunuh
ilustrasi pembacokan 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kasus pembunuhan yang menghilangkan nyawa Pardi (58) warga Dusun Gandon Barat, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang Jumat (12/4/2019) lalu, terus didalami oleh kepolisian.

Temuan terbaru, polisi menduga motif dari kasus pembunuhan Pardi adalah karena dendam pribadi.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Adrian Wimbarda menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara yang didapat polisi, tak ditemukan indikasi perampokan yang menjadi biang kerok Pardi terbunuh.

Jalan Berlubang di Kabupaten Jombang Kembali Memakan Korban, Sebabkan Seorang Pengendara Motor Tewas

Pelaku Mutilasi Budi Hartanto Mengaku Mencintai Korban dan Sempat Berhubungan Sebelum Membunuh

Tak Sengaja Temukan Pistol di Bawah Bantal, Bocah Empat Tahun Ini Menembak Kepalanya Sendiri

"Sebelumnya kami menduga bahwa jenazah adalah korban perampokan. Mengingat mesin bahak sawah milik korban tidak ada. Tapi ternyata mesin bajaknya tidak hilang dan kami sudah temukan," ujar Adrian ketika dikonfirmasi, Selasa (16/4/2019).

Motif dendam tersebut mencuat didasarkan pada keterangan saksi. Adrian menuturkan, ada lima orang saksi telah diperiksa oleh pihaknya.

"Terdapat saksi yang sempat melihat, sebelumnya korban bertengkar dengan dua teman sesama kerja. Kemungkinan kematiannya karena korban dikeroyok," jelas Adrian.

Spekulasi siapa dalang dibalik kasus pembunuhan Pardi, dipastikan Adrian masih dalam penyilidikan. Kini pihaknya masih mendalami keterangan para saksi. Guna mengumpulkan bukti petunjuk yang lebih valid dan kuat.

"Saat ini anggota masih fokus pengamanan Pemilu 2019. Kami dalami lagi kasusnya untuk segera ungkap pelaku," ujar Adrian.

Adrian menuturkan dari hasil otopsi korban di kamar mayat RSSA Malang, dapat dijelaskan bahwa kematian korban karena luka bacok di bagian wajah.

TIPS CANTIK HARI INI - 4 Serum Wajah Murah dengan Segudang Manfaat, Kibas Bekas Jerawat dengan Cepat

TIPS CANTIK HARI INI - Rahasia Tetap Cantik dan Segar Meski Habis Begadang Semalaman, Buktikan!

"Ada luka di sebelah kiri sangat dalam serius, itulah yang menyebabkan korban meninggal dunia," paparnya.

Sebagai informasi, sesosok mayat dengan identitas Pardi (58) diketahui merupakan warga Dusun Gandon Barat, Desa Jabung, Kecamatan Jabung ditemukan tergeletak di areal persawahan Dusun Tegal Pasangan, Desa Pakis Kembar, Kecamatan Pakis, Jum'at (12/4/2019). Korban ditemukan dengan luka di bagian wajah

Terpantau saat ditemukan, korban berbalut jaket berwarna hitam, dan mengenakanncelana agak kebawah dan kelihatan celana dalam warna cokelat.

Di sekitar lokasi penemuan mayat ditemukan sepeda motor Suzuki Smash warna merah dengan nopol N-5862-HC.

Kapolsek Pakis AKP Hartono membenarkan identitas korban merupakan Pardi (58) diketahui merupakan warga Dusun Gandon Barat, Desa Jabung, Kecamatan Jabung.

Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Melia Luthfi Husnika
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved