5 Rumah di Perumahan Kota Malang Disatroni Maling Bersajam dalam Waktu Sehari

Maling menyatroni sejumlah rumah di Perumahan Grand Tanjung Priok, Malang. Sejumlah barang, mulai sepatu, kamera hingga emas raib dicuri.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
MALING - Warga di Perumahan Grand Tanjung Priok, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, diresahkan oleh aksi pencurian. Pasalnya dalam kurun waktu satu hari, yaitu Jumat (26/9/2025) dini hari dan siang hari, sebanyak lima rumah warga menjadi sasaran pencurian. 

Poin Penting:

  • Maling menyatroni sejumlah rumah di Perumahan Grand Tanjung Priok, Malang.
  • Sejumlah barang, mulai sepatu, kamera hingga emas raib dicuri.
  • Meski ada empat personel keamanan (satpam) dan tambahan CCTV, tetapi sistem keamanan perumahan dinilai masih memiliki kelemahan.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Warga di Perumahan Grand Tanjung Priok, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, diresahkan oleh aksi pencurian.

Pasalnya dalam kurun waktu satu hari, yaitu Jumat (26/9/2025) dini hari dan siang hari, sebanyak lima rumah warga menjadi sasaran pencurian.

Ketua Paguyuban Warga Perumahan Grand Tanjung Priok, Sun'an Murdianto (44) mengatakan, aksi pelaku terekam kamera CCTV.

Diduga, pelaku beraksi seorang diri dan membawa senjata tajam (sajam) berupa belati sepanjang 20 centimeter.

"Ciri-ciri pelaku, mengenakan jaket hoodie hitam gambar tengkorak serta memakai masker. Pelaku juga membawa sajam pisau belati dengan panjang sekitar 20 centimeter," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, Minggu (28/9/2025).

Dalam aksinya, pelaku menyasar rumah warga yang belum memiliki pagar dan mengambil barang-barang yang berada di teras.

Untuk rumah di Blok E-1 kehilangan sepatu pantofel, rumah di Blok C-18 kehilangan sepatu merek Nike senilai Rp 2,7 juta, lalu rumah di Blok E-6 kehilangan helm motor seharga Rp 600 ribu dan rumah di Blok D-5 kehilangan sepatu senilai Rp 1 juta.

Lalu di siang hari, rumah milik Laras di Blok B-8 dibobol saat ditinggal bekerja. Pelaku masuk tanpa merusak pintu sama sekali, seolah memiliki kunci duplikatnya.

Berbagai barang berharga pun digasak, meliputi kamera SLR senilai Rp 6 juta, perhiasan emas seberat 4 gram beserta surat-suratnya, dan sepatu trail seharga Rp 2,5 juta.

Baca juga: Viral Maling Nyebur Got Saat Dikejar-kejar Warga Surabaya, Begini Kronologinya

"Rumah di Blok B-8 baru diketahui kemalingan pada jam 21.00 WIB, saat pemiliknya pulang kerja. Saat itu, kondisi kamar sudah berantakan," tambahnya.

Sun'an mengaku meski ada empat personel keamanan (satpam) dan tambahan CCTV, tetapi sistem keamanan perumahan dinilai masih memiliki kelemahan.

Banyaknya akses terbuka dari tanah kosong dan area persawahan di belakang perumahan, diduga menjadi jalur masuk yang mudah bagi para pelaku.

"Diduga pelakunya masuk dari area persawahan di belakang perumahan, dan perumahan ini belum tertutup tembok secara menyeluruh. Jadi, banyak akses masuk yang belum bisa diawasi maksimal," terangnya.

Dirinya juga menambahkan, pihak Bhabinkamtibmas setempat telah mendatangi lokasi untuk mengumpulkan informasi.

Warga juga diimbau untuk membuat laporan resmi ke Polsek Sukun.

"Kami sudah meminta pihak kepolisian untuk sesekali melakukan patroli ke dalam perumahan. Besok, kami akan membuat laporan resmi agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan pelakunya dapat segera ditangkap," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved