Rumah Politik Jatim

Kronologi Masuknya 7 Pemilih Gelap di TPS di Gresik, Tak Punya A5 Tapi Memaksa Ikut Mencoblos

Habibullah Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kebomas menceritakan datang tujuh orang misterius yang memaksa ingin mencoblos di TPSnya

Kronologi Masuknya 7 Pemilih Gelap di TPS di Gresik, Tak Punya A5 Tapi Memaksa Ikut Mencoblos
SURYA/WILLY ABRAHAM
Bawaslu memanggil Panwascam Kebomas di Kantor Kecamatan Kebomas, Gresik, lokasi 7 pencoblos misterius Kamis (18/4/2019). 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Habibullah Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kebomas mengatakan ada tujuh orang yang mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) 10 Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas pada Rabu (17/4/2019).

Mereka terdiri dari laki-laki dan perempuan ada yang muda maupun orang tua.

Mereka jalan kaki turun dari bis yang diparkir di daerah terdekat mereka mendatangi TPS 10 pukul 12.45 WIB.

Petugas TPS saat itu bergantian istirahat seperti sholat dan makan. Sehingga di dalam TPS hanya ada 3 orang saja, KPPS, Saksi dan Panwascam.

(Habis Antar Kotak Suara dari TPS ke Kelurahan, Anggota PPS Malang Ini Meninggal, Diduga Kelelahan)

(Kasus Penyerang Petugas di TPS Sukorejo di Kota Blitar, Ada Selisih Paham Sebagai Jukir)

Tanpa membawa form A5 mereka hanya berbekal e-KTP nekat masuk kedalam TPS untuk mencoblos.

Mereka mengaku dari Jakarta mau ke Malang dan memaksa masuk menggunakan hak pilihnya mengingat TPS akan ditutup 15 menit lagi.

"Sudah disampaikan tidak bawa A5 tidak diperbolehkan, saksi, sudah melarang, mereka mengancam mengarah unsur intimidasi. KPPS, Panwas maupun saksi sampai adu argumentasi. Linmas tidak bisa menghalau," jelasnya.

Mereka tidak hanya mengancam akan melaporkan ke pihak berwajib melainkan akan mempidanakan petugas.

Karena kalah jumlah, tiga lawan tujuh, petugas akhirnya memperbolehkan ketujuh orang tersebut.

Dan memasukkan kedalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) dan diberi surat suara pemilihan calon presiden.

Halaman
123
Penulis: Willy Abraham
Editor: Anugrah Fitra Nurani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved