Pilpres 2019
Ditanya Wajarkah Prabowo Sudah Deklarasi Kemenangan? Jokowi Beri Jawaban untuk Sabar
Ditanya wajarkah Prabowo sudah deklarasi kemenangan? Jokowi beri jawaban untuk sabar.
Ditanya wajarkah Prabowo sudah deklarasi kemenangan? Jokowi beri jawaban untuk sabar.
Prabowo Subianto terhitung sudah beberapa kali mendeklarasikan kemenangannya.
Melansir TribunJakarta.com, pertama dan kedua pada 17 April 2019 lalu, usai pencoblosan selesai, di kediamannya di Kertanegara, Prabowo mengklaim menang atas Jokowi berdasarkan hasil exit poll, quick count, dan real count, yang dilakukan internal BPN.
Kemudian pada Jumat (19/4/2918), di kediamannya, Prabowo kembali mendeklarasikan kemenangannya versi real count internal BPN sebesar 62%.
• Komentar Jokowi Saat Ditanya Najwa Shihab Soal Prabowo yang Bolak-balik Deklarasi Kemenangan
Acara syukuran kemenangan Prabowo-Sandi pun sempat digelar pada Jumat (19/4/2019).
Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo memberikan tanggapannya ketika ditanya bagaimana pendapatnya soal Prabowo Subianto yang telah berulangkali mendeklarasikan kemenangannya di Pilpres 2019 ini.
Hal tersebut Jokowi ungkapkan saat wawancara dengan Najwa Shihab dalam acara "Mata Najwa".
Melansir tayangan YouTube Najwa Shihab berjudul "Usai Pemilu," yang dipublikasikan Kamis (24/4/2019), Jokowi memberikan tanggapannya.
• Jokowi Terkekeh Saat Najwa Shihab Singgung Soal Prabowo Sebut Survei Abal-abal Pindah ke Antartika
Kepada Najwa Shihab, Jokowi mengatakan tidak mempermasalahkan Prabowo Subianto yang telah mendeklarasikan kemenangannya.
"Ya nggak apa-apa. Deklarasi aja kok," jawab Jokowi santai.
Menurut Jokowi, tetap pada akhirnya yang memutuskan siapa pemenang di Pilpres 2019 ini adalah KPU.
"Yang jelas, kita memiliki sebuah mekanisme aturan, kita memiliki undang-undang pemilu, kita memiliki sebuah mekanisme ketatanegaraan bahwa yang mengumumkan hasil perhitungan resmi yang dipakai untuk menentukan angkanya menang dan kalah itu adalah KPU," tambah Jokowi.
• Disindir Hanum Rais Partai Nasib Satu Koma, PSI Bereaksi: Katanya Nggak Percaya Quick Count?
Sementara saat ditanya apakah wajar dan dapat diterima bila Prabowo mendeklarasikan diri sudah dan akan menjadi presiden rakyat Indonesia, seperti ini jawaban Jokowi:
"Ya kalau melihat angka-angka yang ada artinya lembaga independent, lembaga survei, yang menghitung, angkanya sudah jelas sekali. Kita sabar lah," ujar Jokowi.
Jokowi meminta semua pihak untuk sabar menunggu real count dari KPU selesai.
• PSI Disindir Hanum Rais Partai Nasib Satu Koma, Tsamara Amany: Lebih Baik Kalah Dibanding Bohong
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/joko-widodo-dan-prabowo-subianto-jokowi-dan-prabowo.jpg)