Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pengusaha dari Pamekasan Ini Dapat Peluang Emas, Kenalkan Batik di Pameran Internasional di Afrika

Pengusaha dari Pamekasan Ini Dapat Peluang Emas, Kenalkan Batik di Pameran Internasional di Tanzania Afrika.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Pengusaha batik asal Pamekasan, Dian Hendriani, Kamis (13/6/2019) 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Setiap usaha pasti membuahkan hasil.

Begitulah kalimat yang pantas diberikan kepada salah satu pengusaha batik asal Pamekasan, yakni Dian Hendriani.

Pasalnya ia mendapat kesempatan emas untuk ikut serta memeriahkan pameran Internasional Saba-saba di Tanzania Afrika.

5 Komisioner KPU Pamekasan Diisi Wajah Baru, Pesan Ketua KPU Lama: Efektif Tugas Setelah Dilantik

Warga Pamekasan Hingga Luar Pulau Ramaikan Hutan Mangrove Pantai Talang Siring untuk Berselfie Ria

Momen Lebaran Ketupat, Ribuan Wisatawan Kunjungi Bukit Pantai Jumiang Pamekasan, Nikmati Spot Foto

Dian sapaan akrabnya mengaku akan membawa batik Pamekasan untuk dipamerkan di acara tersebut.

Untuk membawa batik Pamekasan ke Tanzania, Afrika, pihaknya bekerjasama dengan Kedutaan besar Republik Indonesia.

Dian mengatakan, pameran Internasional Saba-saba akan digelar pada tanggal 7 Juli 2019 mendatang.

"Pameran ini insyaAllah akan dibuka langsung oleh Presiden Tanzania Afrika pada tanggal 7 Juli dan akan berlangsung sampai tanggal 21 Juli," katanya kepada TribunMadura.com, Kamis (13/6/2019).

Dian mengaku, beragam motif batik Pamekasan yang akan di Pamerkan di acara tersebut, diambil dari pengrajin yang ada di Pamekasan.

"Batik yang akan saya bawa ke pameran di Tanzania Afrika itu diambil dari pengrajin diantaranya, dari pengrajin di desa Toronan, Desa Toket, Proppo dan Desa Tana Celleng," jelas Dian.

Lebih lanjut, Dian berharap mudah-mudahan batik Pamekasan bisa terus Go Internasional dan pengrajin bisa menikmati hasil karyanya.

"Karena selama ini yang menikmati hasil dari batik itu pedagang, sedangkan batik itu terpuruk. Padahal ujung tombak dari batik itu adalah pengrajin," harapnya.

Sekadar diketahui, pada pameran Saba-saba itu, nanti akan terbagi tiga stan.

Diantaranya, stan dari perusahaan farmasi, stan perusahaan makanan, dan terakhir stan batik itu sendiri.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved