TPA Supit Urang Kota Malang Kebakaran, Kepulan Asap Capai Perkampungan Warga
TPA Supit Urang Kota Malang Kebakaran, Kepulan Asap Capai Perkampungan Warga, 8 Mobil Damkar Berusaha Padamkan Api.
Penulis: Rifki Edgar | Editor: Sudarma Adi
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Supit Urang yang terletak di Kecamatan Sukun Kota Malang dilanda kebakaran pada Kamis (20/6).
Kebakaran terjadi sejak pukul 17:00 WIB di sebuah gununan sampah yang memiliki luas kurang lebih setengah hektar.
Delapan mobil damkar dikerahkan dalam proses pemadaman di TPA Supit Urang ini.
• Pagu Online SMA Negeri di Kota Malang Bertambah, Radius Zonasi PPDB Jadi Lebih Jauh
• Polisi Ciduk Pelaku Jaringan Pengedar Ganja di Rumah Kos, Libatkan 2 Mahasiswa PTS di Kota Malang
• Polres Malang Kota Amankan Tersangka & Paket Ganja Kering Seberat 373 Gram, Dua Pelaku Masih Kuliah
Enam dari PMK Kota Malang dan dua bantuan dari PMK Kabupaten Malang.
Kepala Plt TPA Supit Urang, Sudirman mengatakan, kebakaran terjadi di gunungan sebelah utara dari TPA Supit Urang.
"Tadi kami sempat khawatir, lantaran api dengan cepat merembet ke tumpukan sampah," ucapnya.
Ia menambahkan, kebakaran di TPA Supit Urang merupakan imbas dari musim kemarau yang mulai melanda Kota Malang.
Meski demikian, sampai saat ini Sudirman masih belum secara pasti mengetahui penyebab kebakaran di TPA Supit Urang.
"Penyebabnya belum kami ketahui secara pasti. Kemungkinan diakibatkan oleh banyaknya gas metan yang berada di tumpukan sampah," terangnya.
Akibat kebakaran itu, kepulan asap membumbung tinggi mencapai perkampungan warga.
Dikarenakan kondisi angin cukup kencang dan cuaca juga terang.
Kata Sudirman, saat musim kemarau tiba di TPA Supit Urang sering dilanda kebakaran.
Namun, kebakarannya tidak besar seperti yang terjadi pada hari ini.
"Tahun 2018 lalu di sisi selatan sempat dilanda kebakaran hebat, bahkan sampah berhari-hari. Kalau misalkan kebarakannya dan kami bisa atasi sendiri kami tak memanggil petugas PMK," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Plt Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang, Diah Kusuma Dewi mengatakan, usai kebakaran ini pihaknya akan mulai melakukan evaluasi.