Keliling Hendak Keluar Asrama, CJH Asal Bondowoso Alami Demensia Berat Akan Dirujuk Ke RS Jiwa Menur
Calon jemaah haji yang berkeliling asrama akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya lantaran mengalami demensia berat
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Arie Noer Rachmawati
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dokter Penerbangan PPIH Embarkasi Surabaya, Dr Bangun Cahyo mengatakan calon jemaah haji yang sempat berkeliling asrama dan enggan berangkat ke Arab Saudi, mengalami demensia.
Calon jemaah haji berinisial MM (80) itu berangkat sendirian tanpa didampingi pendamping keluarganya.
"Terkait jemaah itu, secara diagnosa medis mengalami dimensia berat sehingga perlu rujukan ke rumah sakit," kata Dokter Penerbangan PPIH Embarkasi Surabaya, Dr Bangun Cahyo di Asrama Haji, Selasa (23/7/2019).
• Calon Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Dibekali Obat hingga Spray, Antisipasi Cuaca Ekstrim di Arab
Calon jemaah haji yang berlari hendak keluar dari asrama akan diperiksakan ke Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.
"Nanti hasil rujukan menentukan terapi lebih lanjut. Kami masih koordinasikan dengan keluarganya juga," kata dia.
Selain menunjukan gejala demensia atau kepikunan, MM juga kerap gelisah dan menolak ajakan maupun pemberian minum dari orang-orang di sekitarnya.
• VIDEO: Alami Pikun, CJH Asal Bondowoso Ini Keliling Asrama Tolak Berangkat ke Jeddah, Minta Pulang
"Dimensia berat bisa paranoidnya juga," kata Bangun.
Hingga berita ini ditulis, MM masih terus berputar mengelilingi Asrama Haji Embarkasi Surabaya.
Para petugas terus membujuk Calon Jemaah Haji Kloter 52 asal Bondowoso yang hendak berlari keluar asrama haji.
• CJH yang Bakal ke Mekah Masih Bawa Barang Aneh, PPIH Surabaya Pun Sita Kerikil dan Tongsis