Jelang Ujian Nasional, Sekolah Mulai Pindahkan CCTV, Ada Apa?

Alih-alih melakukan pengadaan CCTV baru, uji coba pengawasan CCTV dilakukan dengan memindahkan CCTV dari lokasi lain ke laboratorium.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Mujib Anwar
TRIBUN JATIM/MUJIB ANWAR
Ketua Umum Asosiasi Industri Sistem Keamanan Indonesia (Aiskindo) Stevanus Ronald Juanto (kiri) saat memperkenalkan berbagai produk CCTV di Surabaya, Senin (12/1/2017) lalu. 

Laporan wartawan Surya, Sulvi Sofiana

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hampir seluruh sekolah negeri di Surabaya telah menerapkan CCTV di sekolahnya.

Namun, tidak semua diletakkan di ruang kelas atau laboratorium komputer.

Kepala SMAN 15 Surabaya, Khoiril Anwar mengatakan, agar pengawasan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bisa dilakukan secara efektif, letak CCTV harus ditata ulang.

“Makanya di sekolah kami, rencananya memakai lima laboratorium komputer. Tapi yang ada CCTV di laboratorium itu baru dua CCTV,” ujarnya, Selasa (14/2/2017).

Alih-alih melakukan pengadaan CCTV baru, menurutnya uji coba pengawasan CCTV dilakukan dengan memindahkan CCTV dari lokasi lain ke laboratorium.

“Proktor nanti bisa diletakkan di ruangan saya atau di ruang khusus. Nanti kalau ada masalah langsung di kontak,” jelas Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri di Surabaya ini.

Menurut Khoiril Anwar, penggunaan CCTV akan menghemat pengeluaran untuk pengawas.

Sebab, selama ini sekolah juga memberi aubsidi pada pengawas yang notabene guru dari sekolah lain.

“Proktor dan teknisi tidak dikurangi, karena orang kami jadi tidak perlu biaya lagi. Kalau nggak ada pengawas, maka sepenuhnya sekolah diberi kepercayaan untuk melaksanakan ujian tanpa pengawas sekolah lain,” paparnya.

Menurutnya kepercayaan sekolah dalam halnintegritas juga sudah dilakukan dalam pengerjaan soal UNBK.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved