Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pasuruan

Ini Pesan Menteri Perindustrian : Diminta Bikin Sekolah Vokasi, Lalu

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, kedatangannya ini merupakan salah satu amanat dari Presiden RI Joko Widodo.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim/ Galih Lintartika
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat memberikan sambutan dalam acara peresmian Packaging Service Division (PSD) dan Pandaan Mega Distribution Centre (Mega DC) milik Coca – Cola Amatil Indonesia (CCAI) di Pandaan, Kabupaten Pasuruan Kamis (9/3/2017) siang 

Laporan Wartawan Surya, Galih Lintartika

 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Packaging Service Division (PSD) dan Pandaan Mega Distribution Centre (Mega DC) milik Coca – Cola Amatil Indonesia (CCAI) resmi dibuka di Desa Nampes, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan Kamis (9/3/2017) siang.

Pembukaan PSD dan Pandaan Mega DC ini langsung dilakukan oleh Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto didampingi Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, kedatangannya ini merupakan salah satu amanat dari Presiden RI Joko Widodo.

Menurut Airlangga Hartarto, presiden menitipkan sebuah pertanyaan ke CCAI. Beberapa waktu lalu, presiden bertemu dengan CEO CCA di Amerika dan berjanji akan investasi di Indonesia dengan nilai investasi mencapai 500 juta dollar AS.

“Ternyata peresmian ini merupakan komitmen CCA dalam menepati janji ke Presiden untuk investasi 500 juta dolar AS. Sekarang nilai investasi CCAI sudah 445 juta dolar AS, dan dengan diresmikannya bangunan ini maka akan menambah nilai investasi sekitar 42 juta dolar AS. Targetnya, tiga tahun ke depan, bisa mencapai 300 juta dollar AS,” papar Airlangga Hartarto.

Airlangga Hartarto sangat mengapresiasi komitmen CCAI dalam membantu menaikkan investasi di Indonesia. Menurutnya, CCAI ini merupakan pelopor dalam industri minuman ringan di Indonesia yang produknya telah dipasarkan secara langsung di 500.000 pelanggan ritel sampai ke pelosok negeri.

Baca: Raja Arab Saudi Datang ke Indonesia, Menteri Perindustrian Ingin Tawarkan Kerjasama di Petrokimia

“Bahkan, produk minuman CCAI ini diekspor sampai ke pasar luar negeri,” terangnya

Airlangga menambahkan, saat ini, pemerintah sedang berupaya keras meningkatkan nilai investasi. Target tahun ini, nilai investasi itu sekitar 500 triliun. Dengan target tersebut, diyakini, pemerintah bisa mendongkrak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Kami akan dorong terus, termasuk Jawa Timur. Sebab, jawa timur ini memiliki potensi besar untuk menjadi lahan investasi,” paparnya.

Tahun ini, kata Airlangga, Jawa Timur memiliki perkembangan investasi yang sangat signifikan. Menurutnya, ada beberapa investasi anyar yang akan masuk di Jawa Timur tahun ini, seperti kelapa sawit, pengembangan Smelting di Gresik, dan masih banyak lagi.

“ 8,4 persen perusahaan di Indonesia ini unggul di sektor unggulan makanan minuman untuk bidang ekspornya. Makanya kami akan genjot itu,” imbunya.

Selain itu, dikatakan Airlangga, pihaknya sedang mencoba sekolah vokasi. Artinya, perusahaan – perusahaan ini diwajibkan untuk membuat sekolah vokasi. Pilot projectnya itu Jawa Timur. Menurutnya, Jawa Timur tahun ini sudah ada 49 perusahaan yang memberikan sekolah vokasi.
Akhir Maret nanti, pihaknya akan membawa sekolah vokasi ini ke Jawa Tengah.

“Target kami, tahun 2019 nanti, ada 1 juta siswa SMK yang mengikuti program sekolah vokasi dari perusahaan. Mereka sudah terlatih dan teruji dalam bidang industri. Ini merupakan program nasional dan jenjangnya itu berkala,” pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved