Liga Indonesia
Deretan Banderol Harga Michael Essien, Mulai Dari Lyon Sampai ke Persib Bandung
Mulai dari era dia menjadi bintang bersama Lyon, kemudian dibeli mahal oleh Chelsea, harga Essien di pasaran terus menurun.
TRIBUNJATIM.COM, BANDUNG - Rencana pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman mengajak pemain dunia bergabung dalam klubnya akhirnya terwujud.
Mantan gelandang Chelsea, Michael Essien, resmi menjadi bagian dari Persib Bandung setelah menunjukkan jersey biru Persib bernomor punggung 5.
Lalu, bagaimana perjalanan Michael Essien sebagai seorang pemain bola?
Mengutip dari situs Transfermarkt, dari perspektif harga, banderol harga pasar atau market value Michael Essien ternyata terus mengalami penurunan.
Mulai dari era dia menjadi bintang bersama Lyon, kemudian dibeli mahal oleh Chelsea, harga Essien di pasaran terus menurun.
Berikut datanya :
1 Juli 2003 (usia 21)
Essien dibeli oleh Lyon dari SC Bastia, Perancis.
Harga pasarannya belum ditaksir, tapi Lyon berani membelinya sebesar 11 juta Euro atau sekitar Rp 156 miliar
Sebelumnya, SC Bastia mendapatkan Essien dari klub asal Ghana, Liberty, dengan harga yang tak disebutkan.
19 Agustus 2005 (usia 25)
Essien dibeli Chelsea dari Lyon dengan banderol fantastis, yakni 38 juta Euro, atau sekitar Rp 541 miliar.
Menariknya, harga pasaran atau market value Essien langsung melejit, yakni sekitar 45 juta Euro atau Rp 640 miliar.
31 Agustus 2012 (usia 30)
Essien dipinjamkan ke Real Madrid.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/essien_20170314_123447.jpg)