KH Hasyim Muzadi Wafat
Ternyata, Ini Penyebab Mengapa Kiai Hasyim Dimakamkan di Depok
Ada alasan khusus, sehingga jenazah KH Hasyim Muzadi akan dimakamkan di Kompleks Ponpes Al Hikam, Depok.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Mujib Anwar
Laporan wartawan Surya, Sri Wahyunik
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Putra sulung KH Hasyim Muzadi, Abdul Hakim mengatakan ayahnya meninggal dunia pukul 06.15 WIB, secara medis.
"Secara medis pukul 06.15 wib," ujar Hakim kepada Tribunjatim.com.
Kiai Hasyim meninggal dunia secara tenang di tengah keluarga.
"Ini jalan beliau, diberi kemudahan," imbuhnya.
Tentang pemakaman jenazah yang dilakukan di Komplesk Ponpes Al Hikam 2, di Depok, Hakim mengatakan itu merupakan wasiat dari sang ayahanda.
"Itu wasiat Abah, beliau ingin dimakamkan di sana," bebernya.
KH Ahmad Hasyim Muzadi telah berpulang ke rahmatullah, Kamis (16/3/2017) pukul 06.15 WIB, di kediamannya yang berada di Kompleks Pondok Pesantren Cengger Ayam, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Wafatnya Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) ini disampaikan langsung oleh Putra Kiai Hasyim Ustaz Yusron Shidqi.
Kabar duka tersebut juga telah diumumkan kepada oleh pihak keluarga kepada masyarakat di sekitar pondok melalui Masjid Noor Kidul Pasar.
"Tadi sebelum jam 07.00 WIB, wafatnya beliau disiarkan lewat masjid," kata keponakan Kiai Hasyim, Alfian Futuhul Hadi, kepada Tribunjatim.com.
Sehari sebelum wafat, Presiden Joko Widodo sempat menjenguk KH Hasyim Muzadi yang juga mantan Ketua Umum PBNU di kediamannya, Kompleks Pondok Pesantren Al Hikam, Kota Malang, dan mendoakan agar segera diberi kesembuhan, Rabu (15/3/2017).
"Kita menengok KH Hasyim Muzadi, berdoa semuanya agar beliau cepat diberikan kesembuhan. Kita semua berdoa semoga Pak Kiai segera diberikan kesembuhan secepatnya," ujar Jokowi, singkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kh-hasyim-muzadi-dan-jusuf-kalla_20170316_102134.jpg)