Warga Sidoarjo Ramai-ramai Tanam Pisang di Jalan Raya, Ada Apa?
Pohon pisang ditanam di jalan yang menghubungkan ruas jalan raya satu dengan lainnya.
Penulis: Irwan Syairwan | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kesal dengan kondisi jalan yang rusak dan tak kunjung diperbaiki, puluhan warga Desa Kesambi, Kecamatan Porong, Sidoarjo menanam pohon pisang di Jalan Raya Kesambi, Desa Kesambi, Porong, Sidoarjo, Rabu (29/03/2017).
Pohon pisang tersebut ditanami di lubang-lubang jalan yang menghubungkan Porong dengan Krembung ini.
Salah satu warga, Sujatmoko (46), mengatakan kondisi jalan tersebut berlubang.
Lebar dan kedalaman lubang bervariasi, namun yang oaling parah lubang dengan diameter 2 meter dan kedalaman 20 cm.
"Lebaran 2016 diperbaiki. Belum ada setahun sudah rusak lagi dan lebih parah," kata Sujatmoko.
Sujatmoko dan warga lain menyatakan penanaman pohon pisang ini sebagai bentuk protes terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang dinilai lambat memperbaiki jalan tersebut.
"Kalau tidak begini (protes dengan cara menanam pohon pisang) tidak bakal diperhatikan," geramnya.
Pantauan di lapangan, panjang ruas Jalan Kesambi yang mengalami kerusakan sekitar 500 meter. Di jalan tersebut banyak melintas kendaraan dengan tonase berat.
Kepala Dinas PUPR, Sigit Setyawan langsung meninjau lokasi usai warga menanam pohon pisang tersebut.
Sigit menyatakan kerusakan jalan ini karena tergerus air hujan yang menggenangi.
"Sejak akhir tahun hingga saat ini cuaca ektrim melanda, mengakibatkan jalan ini sering tergenangi air. Belum lagi kendaraan yang melintas juga banyak kendaraan besar," jelasnya.
Sigit menegaskan secepatnya akan melakukan perbaikan jalan tersebut. Dijelaskan, perbaikan yang akan dilakukan sifatnya sementara, alias hanya sekedar tambal-sulam saja. Anggarannya hanya Rp 200 juta.
"Tapi bulan Mei nanti akan kami lakukan perbaikan untuk peningkatan total. Memang jalan ini sudah kami masukan daftar program, namun lelangnya baru bisa dilakukan Mei," ungkapnya.
Sigit membeberkan ruas jalan beraspal di Kota Delta ada 1.003 km. Dari jumlah itu, 51 km dalam kondisi rusak per Maret 2017.
Jumlah jalan rusak itu meningkat 3 km dari 2016. Namun, Sigit menegaskan dari 51 km yang rusak itu, 11 km sudah diperbaiki.
"Jadi angka riil jalan rusak saat ini tinggal 40 km saja, dengan demikian ada penurunan jumlah jalan yang rusak. Kami usahakan untuk diperbaiki seluruhnya hingga akhir tahun, termasuk Jalan Kesambi ini," ujarnya. (Surya/Irwan Syairwan)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/pohon-ditanam-di-jalan-raya_20170329_203153.jpg)