Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

5 Fakta Rudal Tomahawk, Senjata Pilihan Donald Trump untuk Menghajar Suriah

serangan ini adalah instruksi serangan pertama Donald Trump sejak memegang jabatan sebagai Presiden AS.

Penulis: Aji Bramastra | Editor: Aji Bramastra
CNN, Express.co.uk
Donald Trump, memilih Tomahawk untuk serangan pertama ke Suriah. 

TRIBUNJATIM.COM, AMERIKA SERIKAT - Militer Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan mengejutkan ke Suriah pada Kamis (6/4/2017) lalu.

Serangan ini akan diingat menjadi instruksi serangan militer pertama AS kepada Pemerintahan Suriah.

Selain itu, serangan ini adalah instruksi serangan pertama Donald Trump sejak memegang jabatan sebagai Presiden AS.

Sekitar 60 rudal Tomahawk AS ditembakkan dari kapal perang yang ada di wilayah Laut Tengah, menyasar sebuah pangkalan udara di Suriah.

Lalu, mengapa AS memilih Tomahawk sebagai senjata untuk menghajar Suriah?

Berikut 5 fakta soal rudal Tomahawk :

1. Dari Kapak

Nama Tomahawk diambil dari nama senjata khas suku Indian, yang berupa kapak.

Nama aslinya sebenarnya adalah tamahaac, dari bahasa kuno Indian, yang berarti kapak.

2. Senjata Lama

Rudal ini sudah diperkenalkan sejak 1970.

Tapi pertama kali dipakai oleh militer AS sejak Operasi Badai Gurun (Desert Storm), Irak, pada 1990.

Sejak saat itu, Tomahawk mengalami terus perkembangan dan semakin canggih.

Rudal ini kini dibuat oleh perusahaan Raytheon, dan beberapa ada yang diproduksi oleh McDonnell Douglas.

3. Pembawa Hulu Ledak

Berat 1 rudal Tomahawk  bisa mencapai 1500 kg.

Satu rudal bisa membawa sampai sekitar 450 kg hulu ledak.

Rudal ini bisa ditembakkan dari jarak 2500 km.

4. Susah dilumpuhkan

Tomahawk sangat disukai AS karena bisa menghajar lawan tanpa resiko kehilangan personel militer yang mengoperasionalkannya.

Karena memakai sistem GPS yang canggih, rudal ini diluncurkan dari kapal perang yang berjarak jauh dari sasaran.

Yang lebih disukai AS, rudal Tomahawk susah dilumpuhkan oleh senjata anti rudal.

Pensiunan Jenderal AS, Jenderal James 'Spider' Marks, mengatakan : "Tomahawk tidak menembak sasaran dari poin A ke poin B dalam sebuah garis lurus. Mereka punya rute navigasi tertentu, berputar-putar, sehingga sangat susah dilacak lawan,"

5. Harga Super Mahal 

AS meluncurkan 60 rudal Tomahwak untuk menghancurkan Suriah.

Itu artinya, AS mengeluarkan dana yang tak main-main untuk operasi ini.

Asal tahu saja, sebiji rudal Tomahawk harganya mencapai 832.000 dolar AS, atau sekitar Rp 11 miliar!

Wow, bila rumah mewah di Surabaya senilai Rp 2 miliar, maka sebiji rudal Tomahawk setara dengan 5 rumah mewah!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved