Antisipasi Kecelakaan di Perlintasan Kereta, Ini yang Dilakukan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya
Pasalnya dalam satu minggu terakhir, telah terjadi dua kali kecelakaan maut di perlintasan kereta api Surabaya, Jawa Timur.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kasat Lantas Polrestabes Surabayaberinisiatif untuk mengedukasi masyarakat tentang bahaya menerobos palang perlintasan kereta api.
AKBP Adewira Siregar mengatakan, telah mengadakan edukasi kepada masyarakat, khususnya pada pengendara dan warga di sekolah-sekolah.
"Kita telah mengedukasi, dari pemasangan spanduk dan penyuluhan kepada masyarakat. Sekarang ini kita penyuluhan ke pengendara-pengendara yang melanggar aturan tersebut," jelasnya, Rabu (26/4/2017).
Baca: Cerita Tetangga Bocah SD yang Jadi Korban Kecelakaan Kereta Api di Surabaya
Perwira dengan dua melati di pundaknya tersebut mengatakan, edukasi ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya kecelakaan lalu lintas di perlintasan kereta api.
Pasalnya dalam satu minggu terakhir, telah terjadi dua kali kecelakaan maut di perlintasan kereta api Surabaya, Jawa Timur.
"Kami punya tanggung jawab moril dari kejadian tersebut, jadi kami mengedukasi kembali masyarakat," tambah Adewira Siregar.
Baca: Mobil Daihatsu Xenia dilindas Kereta Api, Tiga Dinyatakan Meninggal, Satu Dalam Kondisi Kritis
Seperti diberitakan sebelumnya, telah terjadi kecelakaan maut Daihatsu Xenia yang tertabrak kereta api di perlintasan kereta Jalan Margorejo-Ahmad Yani Surabaya yang menewaskan tiga pengendara, Sabtu (21/4/2017) lalu.
Selain itu juga, terjadi insiden anak di bawah umur yang tertindas kereta api yang sedang melintas di perlintasan kereta Jalan Viaduk Kertajaya, Surabaya, Minggu (22/4/2017).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/akbp-adewira-siregar_20170426_120706.jpg)