Kematian Penjual Mie Ayam Masih Misterius
Kematian Fendi Timah (55) penjual mie ayam di Jl Sultan Agung, Kota Kediri, Jawa Timur masih menyisakan misteri. Meski telah dilakukan outopsi jenasa
Penulis: Didik Mashudi | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kematian Fendi Timah (55) penjual mie ayam di Jl Sultan Agung, Kota Kediri, Jawa Timur masih menyisakan misteri. Meski telah dilakukan outopsi jenazah belum ada kesimpulan dari penyidik kepolisian.
Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Anwar Iskandar menjelaskan, korban sudah selesai dilakukan outopsi. Selanjutnya jenazahnya telah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Korban meninggal karena luka sayatan benda tajam pada bagian leher yang memutus batang tenggorokan," ungkap AKP Anwar Iskandar kepada Tribunjatim.com, Sabtu (6/5/2017).
Lokasi luka sayatan yang dialami korban tepat di bawah jakum sepanjang 8 cm. Korban meninggal karena kehabisan darah.
Penyidik kata AKP Anwar, sudah melakukan pemeriksaan beberapa orang saksi. Termasuk istri dan warga sekitar yang mengetahui saat korban ditemukan tewas di warung kiosnya.
Sejauh ini penyidik masih belum menyimpulkan apakah Fendi Timah merupakan korban pembunuhan atau korban bunuh diri.
"Penyidik masih harus memaksimalkan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi," jelasnya.
Baca: BREAKING NEWS - Penjual Mie Ayam Lehernya Digorok
Selain itu juga mempertimbangkan petunjuk lain terkait tewasnya korban agar kasusnya menjadi terang. "Hasil outopsi merupakan keterangan ahli yang dituangkan dalam bentuk surat," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, Fendi Timah ditemukan tewas dengan kondisi leher bersimbah darah di ruang tengah warungnya. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap membujur ke arah barat.
Polisi telah mengamankan sebilah pisau parang pemotong daging, kaos lorek hitam, celana panjang hitam, karpet dan bantal yang berlumuran darah.(Surya/Didik Mashudi )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/penjual-mie-ayam-tewas-digorok_20170504_120526.jpg)