Sarjana Kedokteran UI 4 Hari Menghilang, Saat Ditemukan Kondisinya Bikin Miris
Ketika menghilang, mahasiswa ini langsung dicari oleh teman-teman fakultasnya, tapi tak ditemukan.
Penulis: Anas Miftakhudin | Editor: Mujib Anwar
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Anggota Unit IV Perjudian, Subdit III Jatanras, Ditreskrimum Polda Jatim menemukan sarjana kedokteran Universitas Indonesia (UI), Caren Andika Surbakti (21) yang menghilang dari tempat kosnya di Jalan Paseban Raya, Jakarta Pusat.
Dia ditemukan di sebuah hotel di kawasan Gresik, Kamis (11/5/2017) malam setelah sekitar empat hari menghilang dari kosnya sejak Senin (8/5/2017) pagi.
Ketika 'menghilang', Andika tinggal menyelesaikan kos, sehingga membuat bingung teman fakultasnya.
"Teman-temannya sudah mencari ke kampus dan tempat lain. Tapi tidak ketemu. Akhirnya teman Andika menghubungi saya, dikira Andika pulang ke kampung di Pekanbaru," ujar Ninjo Karo Karo, ayah Andika di Polda Jatim, Jumat (12/5/2017).
Baca: Dua Turis Perancis 9 Jam Hilang di Gunung Bromo, Kondisinya Mengenaskan Saat Ditemukan
Mendapat kabar seperti itu, Ninjo langsung berangkat ke Jakarta untuk ikut mencari anaknya. Tetapi hasilnya tetap nihil, Andika tak ditemukan.
Pada Selasa (9/5/2017), Ninjo lapor ke Polresta Jakarta Pusat atas hilangnya Andika. Pascalaporan ke polisi, Ninjo tetap mencari keberadaan anak semata wayangnya itu.
Dua hari kemudian, Kamis (11/5), Ninjo mendapat telepon dari Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Boby Paludin Tambunan. Intinya, anaknya telah ditemukan petugas Polda Jatim di sebuah hotel.
"Saya tak menyangka, polisi bisa menemukan anak saya secepat itu. Saya sangat berterima kasih atas kecepatan polisi bisa menemukan anak saya kembali," tutur Ninjo sambil menggelengkan kepala.
Baca: Astaga, Perawat Puskesmas ini Selfie Berlatar Orang Sekarat, Netizen Kompak Menghujat
Begitu di pertemukan dengan Andika, Ninjo langsung merangkul anaknya. Tak pelak, lelehan air mata dari anak dan ayah itu langsung mengalir.
Beberapa kali pundak Andika ditepuk oleh ayahnya. Polisi yang menyaksikan pertemuan anak dengan ayah di ruang Unit IV Jatanras ikut terharu.
"Terima kasih pak telah menemukan anak saya kembali," ucap Ninjo berkali-kali kepada polisi.
Apakah anak bapak, meninggalkan rumah kos ikut aliran tertentu?" tanya Surya. "Tidak. Anak saya meninggalkan kos mungkin karena tekanan psikologi saja," terangnya.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera didampingi Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Boby Paludin Tambunan, menjelaskan polisi tidak hanya mengungkap kejahatan, pemerkosaan atau pencabulan saja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/mahasiswa-kedokteran-ui-menghilang_20170513_030851.jpg)