Saat Napi Anak Kasus Asusila Ikuti UN SD di Penjara, Begini Suasana dan Penampakannya

Senin sampai Rabu para napi anak mengikuti ujian nasional. Sedangkan Kamis sampai Sabtu mengikuti ujian akhir sekolah.

Editor: Mujib Anwar
SURYA/SAMSUL HADI
tujuh napi anak saat mengikuti ujian nasional (UN) tingkat SD di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Blitar, Senin (15/5/2017). 

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sebanyak tujuh narapidana (Napi) anak mengikuti ujian nasional (UN) tingkat SD di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Blitar, Senin (15/5/2017).

Mereka, RH, AA, HM, IAH, KA, DAS, dan SW.

Napi anak yang mengikuti ujian nasional ini terlibat kasus pencurian, pengeroyokan, asusila, dan narkoba.

Pengawas ujian nasional dari Dinas Pendidikan Kota Blitar, Suprabowo, mengatakan ujian akan diselengggarakan mulai Senin sampai Sabtu.

Rinciannya, Senin sampai Rabu mengikuti ujian nasional dan Kamis sampai Sabtu mengikuti ujian akhir sekolah.

Mata pelajaran yang diujikan di ujian nasional, yakni, Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA. Sedangkan matapelajaran yang diujikan di ujian akhir nasional, yakni, PKN, Agama, dan IPS.

"Tahun ini Bahasa Inggris tidak masuk ujian karena sudah bukan muatan lokal tapi masuk ekstrakurikuler," kata Suprabowo.

Dikatakannya, dari tujuh napi anak yang tercatat mengikuti ujian, satu napi tidak hadir. Informasinya satu napi anak yang tidak hadir itu sudah bebas.

Kepala LPKA Blitar, Kristiyanto Wiwoho mengatakan, tujuh anak yang mengikuti ujian, empat terlibat kasus asusila dan tiga lainnya masing-masing terlibat kasus narkoba, penganiayaan, dan pencurian.

Ia menjelaskan napi yang berada di LPKA tetap mendapatkan fasilitas pendidikan formal. LPKA bekerjasama dengan Dinas Pendidikan untuk membuka SD dan SMP di dalam LPKA. Proses belajar diselenggarakan tiap hari.

"Untuk SMA kami belum ada, karena izinnya di provinsi. Tapi kami tetap memfasilitasi dengan mengikutkan kejar paket C," ujarnya.

Sekarang jumlah napi anak yang menghuni LPKA sekitar 191 anak. LPKA Blitar merupakan satu-satunya lembaga pembinaan anak di Jatim. (Surya/Samsul Hadi)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved