Persebaya
Aksi Bonek Buka Baju Dukung Persebaya Tidak Hanya Gaya-gayaan, Begini Filosofinya
Pendukung Persebaya punya berbagai cara untuk menunjukkan aksi kreatifitasnya mendukung tim kesayangan di Stadion.
Penulis: Ayu Mufidah Kartika Sari | Editor: Anugrah Fitra Nurani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ayu Mufidah KS
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pendukung Persebaya punya berbagai cara untuk menunjukkan aksi kreatifitasnya mendukung tim kesayangan di Stadion.
Selain memberi dukungan dengan nyanyian, yel-yel, dan koreografi di tribun, Bonek terkadang juga melakukan aksi telanjang dada sambil tetap melakukan koreografi.
Lantas, apa ya maksud dari buka baju tersebut?
Baca: Usai Dibabat Persela Lamongan 4-0, Pelatih Arema FC Kini Pusing Kehabisan Bek
Ditemui di warung kopi (warkop) pitulikur, Rabu (24/5/2017) malam, dirijen Bonek, Syaiful Antoni atau yang akrab disapa Capoipul mengungkap maksud dari aksi buka baju.
Menurutnya, hal tersebut bukanlah semata-mata dilakukan untuk gaya-gaya semata.
Namun ada makna di balik koreografi telanjang dada.
Ternyata, maksud tersebut adalah sebagai pembuktian bahwa dukungan Bonek untuk Persebaya tidak terbatas hanya pada kaos yang digunakan.
"Kita mendukung Persebaya itu bukan dari baju yang kita pakai tapi dari hati," ujar Capoipul.
Aksi buka baju di ruang terbuka terkadang membuat sebagian besar orang-orang menjadi masuk angin.
Namun hal tersebut tidak berlaku bagi Capoipul.
"Mungkin karena sudah terbiasa yaa, jadi nggak ada masuk angin," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bonek_20170504_142533.jpg)