Enam Pabrik Rokok di Tulungagung Ditutup, Gara-garanya ini

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Pratama Tulungagung mencabut izin enam pabrik rokok di Kabupaten Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Yoni Iskandar
Surya/David Yohanes
Pekerja PR Margantara Jaya tengah melinting rokok. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Pratama Tulungagung mencabut izin enam pabrik rokok di Kabupaten Tulungagung.

Pabrik rokok yang ditutup ini rata-rata berhenti berproduksi selama satu tahun.

Diungkapkan Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Pratama Tulungagung, Adiek Marga Raharja, lima pabrik ditutup pada tahun 2016. Sedangkan satu pabrik lainnya ditutup pada tahun 2017.

“Ada yang ditutup karena pelanggaran peruntukkan pabrik. Namun sebagian besar karena sudah berproduksi selama satu tahun,” terang Adeik, Rabu (31/5/2017).

Adiek menambahkan, pelanggaran peruntukkan pabrik yang dimaksud adalah, pabrik tersebut sudah tidak sepenuhnya untuk memroduksi rokok. Sebab menurut ketentuan, pabrik rokok hanya boleh untuk memproduksi rokok. Hasil temuan Penindakan dan Pemberatasan, pabrik tersebut untuk memroduksi nonrokok.

“Mereka beralih memroduksi barang selain rokok. Maka mereka kami jatuhi sanksi, izin usahanya dicabut,” ujarnya.

Baca: Pensiunan Gudang Garam Diminati Pabrik Rokok Tulungagung

Dalam satu bulan, Bea Cukai melakukan dua kali kunjungan, setiap tanggal 14 dan akhir bulan. Kunjungan ini untuk memeriksa kepatuhan pelaporan cukai CK-4C. Mereka yang tidak taat dalam pelaporan ini, akan dinekana sanksi berupa denda dua kali nilai cukai yang belum dilaporkan.

Namun Adiek tidak mengungkapkan, berapa jumlah pabrik rokok yang dikenakan sanksi. Selain menagakkan aturan, Bea Cukai juga membantu pengusaha rokok dalam memberantas pemalsuan. Harapannya tiak lagi produk palsu, sehingga pemasukkan untuk negara juga terjaga.

“Misalnya produknya dipalsukan di luar jawa, kami menginformasikan ke Bea Cukai setempat. Nanti mereka yang akan melakukan penindakkan,” tandas Adiek. (Surya/David Yohanes)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved