Kasus Pembunuhan Pembantu di Perumahan Elit, Polisi Selidiki Ini

Perkembangan penyidikan kasus pembunuhan Busani (48), seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang tewas membusuk di rumah majikannya.

Penulis: Sundah Bagus Wicaksono | Editor: Edwin Fajerial
TribunJatim.com/ Sundah Bagus Wicaksono
Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga (kiri) didampingi Kasubbag Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Lili Djafar memamerkan barang bukti yang diamanakan dari tangan tersangka saat press release ungkap kasus TPPO di Mapolrestabes Surabaya, Minggu (14/5/2017). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sundah Bagus Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perkembangan penyidikan kasus pembunuhan Busani (48), seorang pembantu rumah tangga (PRT) yang tewas membusuk di rumah majikannya, Jalan Kupang Indah, Gang XVII Nomor 25, Surabaya, Jawa Timur, pada Kamis (1/6/2017) lalu sampai pada tahap uji motif.

Baca: Sadis, Pembantu Rumah Elit Digorok, Pelaku Sempat Melakukan Hal Nyeleneh Ini, Psikopat Kah?

"Penyidik akan menguji dua motif, yakni motif balas dendam dan motif pencurian ujar AKBP Shinto Silitonga kepada TribunJatim.com, di Mapolrestabes Surabaya, pada Sabtu (3/6/2017).

Ini karena di tubuh korban banyak bekas luka sehingga polisi ingin tahu apa ada motif balas dendam saat membunuh.

Selain itu, polisi juga menguji motif pencurian dengan kekerasan karena barang korban berupa HP dan perhiasan milik korban hilang.

Baca: Banyak Ceceran Darah, Mayat PRT di Rumah Elite Ditemukan Bosnya Sendiri

Dari penyelidikan polisi dan cross check pemilik rumah, tidak ada satu pun barang pemilik rumah yang diambil.

"Sayangnya di rumah tersebut tidak ada CCTV yang terpasang sehingga petugas memerlukan waktu untuk menyelesaikan kasus ini namun kita tetap berupaya mengenbangkan penyelidikan," tutupnya.

Baca: BREAKING NEWS : Pelaku Pembunuhan di Perumahan Elite Surabaya Ditangkap

Diketahui sebelumnya, Busani, wanita paruh baya asal Jember ini tewas dengan keadaan membusuk di rumah majikannya dan ditemukan oleh warga sekitar.

Busani tewas dengan luka terbuka di leher sebelah kiri, lengan tangan sebelah kiri, kepala bagian atas, pipi sebelah kiri, dan telapak tangan sebelah kanan.

Saat olah TKP, petugas juga menemukan sebuah sabit dengan bercakan darah dan rontokan rambut yang diduga sebagai alat pembunuh untuk menghabisi nyawa korban.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved