‎‎DPRD Surabaya Dorong Koperasi Merah Putih Terlibat di Pasar Murah, Stabilkan Harga Sembako

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai mendorong Koperasi Merah Putih mengambil peran aktif dalam program pasar murah

Tayang:
Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Samsul Arifin
Dokumentasi Pemkot Surabaya
PASAR MURAH - Sejumlah warga antusias berbelanja di Pasar Murah yang rutin digelar Pemkot Surabaya. Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai mendorong Koperasi Merah Putih terlibat dalam Pasar Murah. 
Ringkasan Berita:
  • DPRD Surabaya mendorong Koperasi Merah Putih terlibat dalam program pasar murah. 
  • Koperasi dinilai strategis untuk distribusi sembako hingga tingkat kelurahan. 
  • Masih ada koperasi yang belum optimal dan butuh pendampingan pemerintah.

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nuraini Faiq

‎TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Bahtiyar Rifai mendorong Koperasi Merah Putih mengambil peran aktif dalam program pasar murah guna membantu menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Salah satunya koperasi ini harus ikut ambil bagian dalam kegiatan Pasar Murah.

‎Sebagai ujung tombak distribusi kebutuhan pokok di tingkat kelurahan, Koperasi Merah Putih yang saat ini sudah ada di Surabaya bisa menjadi bagian program Pasar Murah. "Harus terlibat Pasar Murah," kata Bahtiyar, Jumat (10/4/2026).

‎Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya rutin menggelar program Pasar Mutah. Selama ini, keberadaan Koperasi Merah Putih di Surabaya sejatinya telah menjangkau hampir seluruh kelurahan.

Baca juga: Pimpinan DPRD Surabaya Minta Lokasi Parkir Ditutup Saja Kalau Masih Tak Terima Sistem Nontunai

Perluas Akses Sembako Murah

‎Hal ini menjadi potensi besar dalam memperluas akses masyarakat terhadap bahan-bahan pokok dengan harga terjangkau.

‎“Koperasi Merah Putih kita dorong untuk  dilibatkan agar manfaatnya bisa lebih luas dan tepat sasaran,” ujarnya.

‎Pelibatan koperasi tidak hanya memperkuat distribusi sembako seperti beras, minyak, dan daging, tetapi juga menjadi langkah konkret dalam memberdayakan ekonomi masyarakat berbasis komunitas.

‎Bantu Masyarakat

‎“Semangatnya adalah membantu masyarakat sekaligus memperkuat jangkauan pasar. Koperasi bisa menjadi penghubung antara program pemerintah dengan kebutuhan warga di tingkat bawah,” tambahnya.

Baca juga: PDIP Finalisasi Penentuan Sosok yang Bakal Gantikan Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono, Siapa?

‎Namun demikian, Bahtiyar juga mengakui hingga saat ini masih terdapat sejumlah Koperasi Merah Putih di Surabaya yang belum berjalan optimal. Beberapa di antaranya terkendala keterbatasan anggaran, minimnya partisipasi anggota, hingga belum memiliki arah pengelolaan yang jelas.

‎“Kondisi ini perlu menjadi perhatian bersama. Perlu ada pendampingan dan kolaborasi agar koperasi bisa benar-benar aktif dan berdaya,” tandas legislator dari Fraksi Gerindra itu.

‎Perkuat Ekosistem Koperasi

‎Untuk itu, ia mendorong peran aktif perangkat daerah, khususnya dinas terkait, dalam memperkuat ekosistem koperasi. Salah satunya melalui forum komunikasi atau rembuk bersama antara pemerintah dan pengurus koperasi sebelum pelaksanaan pasar murah.

‎“Dinas Koperasi dan Perdagangan bisa mengajak para pengurus koperasi untuk duduk bersama, sehingga pelaksanaan program seperti pasar murah bisa melalui koperasi di masing-masing kelurahan,” ungkap Bahtiyar.

‎Dengan pola kolaborasi tersebut, Bahtiyar optimistis Koperasi Merah Putih tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi mampu bertransformasi menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di Surabaya.

“Kalau ini berjalan, dampaknya bukan hanya pada distribusi sembako, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” katanya. 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved