Harga Bawang Putih di GSP Bulog Murah, Pengunjung Pasar: Tahu Gitu, Saya ke Sana Saja

Gerakan Stabilisasi Pangan (GSP) merupakan program yang dilakukan oleh Bulog Divisi Regional (Divre) Jatim untuk menekan harga kebutuhan pokok...

TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA
Aktifitas di Pasar Murah Gerakan Stabilisasi Pangan di kantor Bulog Divre Jatim pada Minggu (6/4/2017) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra Sakti

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gerakan Stabilisasi Pangan (GSP) merupakan program yang dilakukan oleh Bulog Divisi Regional (Divre) Jatim untuk menekan harga kebutuhan pokok pada bulan Ramadhan dan menjeang lebaran.

Pada program ini, Bulog juga menyediakan pasar sembako dengan harga produk yang lebih murah dibandingkan harga sembako di pasaran.

Pasar GSP tersebar di 233 titik di Jawa Timur, dan 14 diantaranya tersebar di Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo termasuk di Kantor Bulog Divre Jatim di Jalan A Yani, Surabaya.

Baca: Jumlah Siswa Putus Sekolah di Surabaya Dinilai Tinggi, Legislator Tawarkan Cara Ini

Siapa yang sangka ternyata banyak warga Jatim bahkan di kota Surabaya sendiri yang tidak tahu program tersebut.

Margareta, seorang warga Wonokromo, Surabaya yang sedang belanja di Kantor Bulog Divre Jatim, sebenarnya
tidak mengetahui jika ada program GSP.

"Saya tahunya pas lewat, ada spanduk-spanduk harga sembako yang lebih murah dari harga di pasar, akhirnya ke sini," ujarnya hari Minggu (4/6/2017).

Ia pun mengaku baru tahu ada program GSP ketika berjalan melewati Kantor Bulog Divre Jatim saat bepergian.

Lalu bagaimana dengan ibu rumah tangga yang mobilitasnya sedikit.

Seperti Marsini, seorang ibu rumah tangga yang belanja bawang putih di Pasar Pakis, Surabaya dengan harga Rp52.000/kg.

Ia memaklumi harga bawang putih yang sedang tinggi karena menurutnya harga bawang putih memang selalu naik setiap Ramadan.

Namun ketika tribunjatim.com memberitahu tentang pasar GSP di Bulog yang menjual bawang putih dengan harga Rp38.000/Kg ia mengaku tidak tahu.

"La kalau boleh dengan harga segitu, saya mau ke Bulog saja," ujarnya.

Hal tersebut membuktikan bahwa masyarakat banyak yang belum mengetahui adanya program GSP dari Bulog.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved