Polrestabes Keliling Kawasan Jembatan Merah Periksa Penyedia Jasa Penukaran Uang

Jasa penukaran uang baru mulai marak muncul di sekitar jalan raya Surabaya jelang libur lebaran.

Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Anugrah Fitra Nurani
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Peredaran Jasa Tukar Uang di kawasan Jembatan Merah Surabaya dipantau polisi pada Selasa (6/6/2017) 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jasa penukaran uang baru mulai marak muncul di sekitar jalan raya Surabaya jelang libur lebaran.

Mengantisipasi terjadinya aksi kriminal terkait uang palsu, polisi pun pantau para penyedia jasa penukaran uang baru ini.

Pemantauan tersebut di laksanakan di sekitar Jalan Jembatan Merah, depan Polrestabes Surabaya.

Baca: Jasa Penukaran Uang Jalanan Makin Menjamur, Ternyata Ambilnya Dari Tempat ini

Dipimpin oleh Kasubnit Pidek Polrestabes Surabaya, Ipda Hadi Ismanto, polisi mulai mengecek asli tidaknya uang tersebut.

Beberapa lembar uang dibuka dari bungkus plastik kemudian dilihat dan diterawang.

"Melaksanakan pengecekan penukaran uang di pinggir jalan terkait antisipasi uang palsu. Kami memberikan himbauan agar jangan sampai menjadi korban penukaran uang palsu," ujar Kasubnit Pidek Polrestabes Surabaya, Ipda Hadi Ismanto pada Selasa (6/6/2017).

Baca: Bisnis Penukaran Uang Baru Ini Beruntung Besar, Kok Bisa

Hadi juga memaparkan timnya tak mau kecolongan jika ada peredaran uang palsu di kalangan penukaran uang selama bulan suci ramadhan.

Kepada polisi, kompak masing-masing penukar uang mengaku memberikan 10% untuk setiap penukaran dan kelipatan.

"Kalau Rp 100.000 ya kasih uangnya Rp 110.000. Kalau Rp. 200.000 ya Rp 220.000," ujar Abdurrohman (50) kepada polisi.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved